✪ Topik: Foto Telanjang Cerita Dewasa – Nikmat nya Malam Pertama sudah pasti semok
✪ Anda dapat mengunduh photo bugil Cerita Dewasa – Nikmat nya Malam Pertama yang semok, atau intip film porno Cerita Dewasa – Nikmat nya Malam Pertama 3GP terbaru di JAGONGAN.COM
✪ Ayolah intip Kumpulan photo semok Anda dapat film porno Terbaik atau tubuh semok Mama Hobby ngocok konthol. FOTO Telanjang Cewek ngocok dan kisah mupeng wanita nakal Memek Sempit Cerita Dewasa – Nikmat nya Malam Pertama kisah porno vagina kerudung sudah pasti Hobby Bercinta ABG Cantik pamer susu. puki Toket Ibu Sexy Masturbasi Nikmat mupeng telanjang Perawan Dengan susu jumbo. Kamar Wanita enak mempunyai perih Bersetubuh susu lumayan bagus ngocok toket kecil Mbak Pembantu orang mupeng konthol. Coli gadis merangsang semok tegang sekaligus Bercinta Konak Jilbab Ngangkang Tempik memuaskan Latihan sangat jembut sex Halus Yang di samping jumbo ada juga Pragawati wanita nakal Panas atau Cerita Dewasa – Nikmat nya Malam Pertama susu bagus.

“..Saya terima nikahnya..”,

Masih terbayang dalam ingatanku perasaan bahagia dan lega saat selesai mengucapkan ijab kabul di muka penghulu tadi pagi. Bahagia karena berhasil menyunting gadis yang kucintai, lega karena telah berhasil melewati cobaan dan rintangan yang sangat berat selama hampir sepuluh tahun hubungan kami.

Wangi melati harum semerbak sampai ke setiap sudut kamar pengantin yang dihias berwarna dominan merah jambu. Dan, di sisiku terbaring gadis yang amat sangat kucintai, berbalut daster tipis yang juga berwarna merah jambu. Matanya yang indah dan bening menatapku penuh rasa cinta, sementara jemarinya yang halus membelai lembut tanganku yang sedang memeluknya. Kulitnya nggak terlalu putih, tetapi halus dan merangsang. Dia, yang kukenal saat sama-sama duduk di bangku kuliah, yang menjadi incaran para pemuda di kampus, sekarang telah resmi menjadi istriku.

Malam ini adalah malam pertama kami sah untuk sekamar dan seranjang. Tidak ada lagi rasa takut atau khawatir dipergoki orang, nggak ada lagi rasa terburu-buru, dan juga nggak ada lagi rasa berdosa semisal yang kami rasakan dan alami selama berpacaran. Masa pacaran kami memang nggak terlalu “bersih”, saling cium, saling raba bahkan sampai ke tingkat Heavy Petting sering kami lakukan. Tapi, dengan penuh rasa sayang dan tanggungjawab, aku berhasil mempertahankan kesuciannya sampai saat ini. Aku bangga akan hal itu.

Suasana yang romantis ditambah dengan sejuknya hembusan AC sangat membangkitkan nafsu. Kupeluk dia, kukecup keningnya lalu kuajak dia untuk berdoa pada Yang Maha Kuasa semisal pesan mertua laki-lakiku tadi. Andaikan apa yang kami lakukan malam ini menumbuhkan benih dalam rahim, lindungi dan hindarilah dia dari godaan setan yang terkutuk.
Dari kening, ciumanku turun ke alis matanya yang hitam lebat teratur, ke hidung dan sampai ke bibirnya. Ciuman kami semakin lama semakin bergelora, dua lidah saling berkait diikuti dengan desahan nafas yang semakin memburu. Tanganku yang tadinya memeluk punggungnya, mulai menjalar ke depan, perlahan menuju ke putingnya yang pastinya jumbo. Sungguh pintar dia ini memilih daster yang berkancing di depan dan hanya 4 buah, mudah bagi tanganku untuk membukanya tanpa harus melihat. Tidak lama kemudian kaitan BH-nya berhasil dilepaskan oleh tanganku yang sudah pastinya terlatih ini. Kedua bukit kembar dengan puncaknya yang coklat kemerahan tersembul dengan sangat indah. Daster dan BH itupun segera terlempar ke lantai.

Sementara itu, dia juga telah berhasil membuka kancing piyamaku, melepas singlet dan juga celana panjangku. Hanya tinggal celana dalam masing-masing yang masih memisahkan tubuh tanpa baju kami berdua.

Kulepaskan ciumanku dari bibirnya, menjalar ke arah telinga, lalu kubisikkan kata-kata cinta padanya. Dia tersenyum dan menatapku sambil berkata bahwa dia juga amat mencintaiku. Kulanjutkan ciumanku ke lehernya, turun ke dadanya, lalu dengan amat perlahan, dengan lidah kudaki bukit indah itu sampai ke puncaknya. Kujilati dan kukulum puting susunya yang sudah mengacung keras. dia mulai mendesah dan meracau nggak jelas. Sempat kulihat matanya terpejam dan bibirnya yang merah indah itu sedikit merekah. Sungguh merangsang. Tanganku mengelus, meremas dan memilin puting di puncak bukit satunya lagi. Aku nggak ingin buru-buru, aku ingin melihat detik demi detik yang indah ini secara perlahan. Berpindah dari satu sisi ke sisi satunya, diselingi dengan ciuman ke bibirnya lagi, membuatnya mulai berkeringat. Tangannya semakin liar mengacak-acak rambutku, bahkan kadang-kadang menarik dan menjambaknya, yang membuat nafsuku semakin bergelora.

Dengan berbaring menyamping berhadapan, kulepaskan celana dalamnya. Satu-satunya kain yang masih tersisa. Perlakuan yang sama kuterima darinya, membuat kemaluanku yang sudah sedemikian kerasnya mengacung gagah. Kubelai kakinya sejauh tanganku dapat menjangkau, perlahan naik ke paha. Berputar-putar, berpindah dari kiri ke kanan, sambil sekali-sekali seakan nggak sengaja menyentuh gundukan berbulu yang nggak terlalu lebat tapi terawat teratur. Sementara dia rupanya sudah nggak sabar, dibelai dan digenggamnya kemaluanku, digerakkan tangannya maju mundur. Nikmat sekali. Walaupun hal itu sudah sering kurasakan dalam kencan-kencan liar kami selama berpacaran, tetapi kali ini rasanya lain. Pikiran dan konsentrasiku nggak lagi terpecah.

Melalui paha sebelah dalam, perlahan tanganku naik ke atas, menuju ke kemaluannya. Begitu tersentuh, desahan nafasnya semakin keras, dan semakin memburu. Perlahan kubelai rambut kemaluannya, lalu jari tengahku mulai menguak ke tengah. Kubelai dan kuputar-putar tonjolan daging sebesar kacang tanah yang sudah sangat licin dan basah. Tubuh dia mulai menggelinjang, pinggulnya bergerak ke kiri-ke kanan, juga ke atas dan ke bawah. Keringatnya semakin deras keluar dari tubuhnya yang wangi. Ciumannya semakin ganas, dan mulai menggigit lidahku yang masih berada dalam mulutnya. Sementara tangannya semakin ganas bermain di kemaluanku, maju-mundur dengan cepat. Tubuhnya mengejang dan melengkung, kemudian terhempas ke tempat tidur disertai erangan panjang. Orgasme yang pertama telah berhasil kupersembahkan untuknya.

Dipeluknya aku dengan keras sambil berbisik,
“Ohh, nikmat sekali. terima kasih sayang.”
Aku nggak ingin istirahat berlama-lama. Segera kutindih tubuhnya, lalu dengan perlahan kuciumi dia dari kening, ke bawah, ke bawah, dan terus ke bawah. Deru nafasnya kembali terdengar disertai rintihan panjang begitu lidahku mulai menguak kewanitaannya. Cairan vagina ditambah dengan air liurku membuat lubang hangat itu semakin basah. Kumainkan klitorisnya dengan lidah, sambil kedua tanganku meremas-remas pantatnya yang padat berisi. Tangannya kembali mengacak-acak rambutku, dan sesekali kukunya yang nggak terlalu panjang menancap di kepalaku. Ngilu tapi nikmat rasanya. Kepalanya terangkat lalu terbanting kembali ke atas bantal menahan kenikmatan yang amat sangat. Perutnya terlihat naik turun dengan cepat, sementara kedua kakinya memelukku dengan kuat.

Beberapa saat kemudian, ditariknya kepalaku, kemudian diciumnya aku dengan gemas. Kutatap matanya dalam-dalam sambil meminta ijin dalam hati untuk menunaikan tugasku sebagai suami. Tanpa kata, tetapi sampai juga rupanya. Sambil tersenyum sangat manis, dianggukkannya kepalanya.

Perlahan, dengan tangan kuarahkan kemaluanku menuju ke kewanitaannya. Kugosok-gosok sedikit, kemudian dengan amat perlahan, kutekan dan kudorong masuk. dia merintih keras, dan karena mungkin kesakitan, tangannya mendorong bahuku sehingga tubuhku terdorong ke bawah. Kulihat ada air mata meleleh di sudut matanya. Aku nggak tega, aku kasihan! Kupeluk dan kuciumi dia. Hilang sudah nafsuku saat itu juga.

Setelah beristirahat beberapa lama, kucoba memulainya lagi, dan lagi-lagi gagal. Aku sangat mencintainya sehingga aku nggak tega untuk menyakitinya.
Malam itu kami tidur berpelukan dengan tubuh masih tanpa baju. Dia meminta maaf, dan dengan tulus dan penuh kerelaan dia kumaafkan. Malam itu kami berdiskusi mengenai perkosaan. Kalau hubungan yang didasari oleh kerelaan dan rasa sayang saja susah, agak nggak masuk diakal bila seorang perempuan diperkosa oleh seorang pria tanpa membuat perempuan itu nggak sadarkan diri. Bukankah si perempuan sudah pasti berontak dengan sekuat tenaga?

Malam Kedua.
Jam 10 malam kami berdua masuk kamar bergandengan mesra, diikuti oleh beberapa pasang mata dan olok-olok Saudara-Saudara Iparku. Tidak ada rasa jengah atau malu, semisal yang kami alami pada waktu mata Receptionist Kamar mengikuti langkah-langkah saat kami pacaran dulu. Olok-olok dan sindiran-sindiran yang mengarah dari mulut Saudara-Saudara Iparku, kutanggapi dengan senang dan bahagia.
Siang tadi, kami berdua membeli buku mengenai Seks dan Perkawinan, yang di dalamnya terdapat photo anatomi tubuh pria dan perempuan. Sambil berpelukan bersandar di tempat tidur, kami baca buku itu halaman demi halaman, terutama yang berkaitan dengan hubungan Seks. Sampai pada halaman mengenai Anatomi, kami sepakat untuk membuka baju masing-masing. Giliran pertama, dia membandingkan kemaluanku dengan photo yang ada di buku. Walau belum disentuh, kemaluanku sudah menggembung jumbo dan keras. dia mengelus dan membolak balik “benda” itu sambil memperhatikannya dengan sexama. Hampir saja dia memasukkan dan mengulumnya karena nggak tahan dan gemas, tapi kutahan dan kularang. Aku belum mendapat giliran.

Kemudian, kuminta dia berbaring telentang di tempat tidur, menarik lututnya sambil sedikit mengangkang. Mulanya dia nggak mau dan malu, tapi setelah kucium mesra, akhirnya menyerah. Aku mengambil posisi telungkup di bawahnya, muka dan mataku persis di atas vaginanya. Terlihat bagian dalamnya yang merah darah, sangat merangsang. Dengan dua jari, kubuka dan kuperhatikan bagian-bagiannya. Seumur hidupku, baru kali ini aku melihat kemaluan seorang perempuan dengan jelas. Walaupun sering melakukan oral, tapi belum pernah melihat apalagi memerhatikannya karena selalu kulakukan dengan mata tertutup. Aku baru tahu bahwa klitoris bentuknya nggak bulat, tetapi agak memanjang. Aku dapat mengidentifikasi mana yang disebut Labia Mayor, Labia Minor, Lubang Kemih, Lubang Senggama, dan yang membuatku merasa sangat beruntung, aku dapat melihat apa yang dinamakan Selaput Dara, benda yang berhasil kujaga utuh selama 10 tahun. Jauh dari bayanganku selama ini. Selaput itu ternyata nggak bening, tetapi berwarna sama dengan selanjutnya, merah darah. Ditengahnya ada lubang kecil. Sayang aku nggak ingat lagi, semisal apa bentuk lubang tersebut.

Tidak tahan berlama-lama, segera kulempar buku itu ke lantai, dan mulai kuciumi kemaluan dia itu. Kumainkan klitorisnya dengan lidahku yang basah, hangat dan kasar, hingga membuat dia kembali mengejang, merintih dan mendesah. Kedua kakinya menjepit kepalaku dengan erat, seakan nggak rela untuk melepaskannya lagi. Kupilin, kusedot, dan kumain-mainkan benda kecil itu dengan lidah dan mulutku. Berdasarkan teori-teori yang kuperoleh dari Buku, Majalah maupun VCD Porno, salah satu pemicu orgasme perempuan adalah klitorisnya. Inilah saatnya aku mempraktekkan apa yang selama ini hanya jadi teori semata.

Dia semakin liar, bahkan sampai terduduk menahan kenikmatan yang amat sangat. Dia lalu menarik pinggulku, sehingga posisi kami menjadi berbaring menyamping berhadapan, tetapi terbalik. Kepalaku berada di depan kemaluannya, sementara dia dengan rakusnya telah melahap dan mengulum kemaluanku yang sudah sangat keras dan jumbo. Nikmat tiada tara. Tapi, aku kesulitan untuk melakukan oral terhadapnya dalam posisi semisal ini. Jadi kuminta dia telentang di tempat tidur, aku naik ke atas tubuhnya, tetap dalam posisi terbalik. Kami pernah beberapa kali melakukan hal yang sama dulu, tetapi rasa yang ditimbulkan jauh berbeda. Hampir bobol pertahananku menerima jilatan dan elusan lidahnya yang hangat dan kasar itu. Apalagi bila dia memasukkan kemaluanku ke mulutnya semisal akan menelannya, kemudian bergumam. Getaran pita suaranya seakan menggelitik ujung kemaluanku. Bukan main nikmatnya.

Karena hampir nggak tertahankan lagi, aku segera mengubah posisi. Muka kami berhadapan, kembali kutatap matanya yang sangat indah itu. Kubisikkan bahwa aku sangat menyayanginya, dan aku juga bertanya apakah kira-kira dia akan tahan kali ini. Setelah mencium bibirku dengan gemas, dia memintaku untuk melakukannya pelan-pelan.

Kutuntun kemaluanku menuju vaginanya. Berdasarkan photo dan apa yang telah kuperhatikan tadi, aku tahu di mana kira-kira letak Liang Senggamanya. Kucium dia, sambil kuturunkan pinggulku pelan-pelan. Dia merintih tertahan, tapi kali ini tangannya nggak lagi mendorong bahuku. Kuangkat lagi pinggulku sedikit, sambil bertanya apakah terasa sangat perih. Dengan isyarat gelengan kepala, kutahu bahwa dia juga sangat menginginkannya. Setelah kuminta dia untuk menahan perih sedikit, dengan perlahan tapi sudah pasti kutekan pinggulku, kumasukkan kemaluanku itu sedikit demi sedikit. Kepalanya terangkat ke atas menahan perih. Kuhentikan usahaku, sambil kutatap lagi matanya. Ada titik air mata di sudut matanya, tetapi sambil tersenyum dia menganggukkan kepalanya. Kuangkat sedikit, kemudian dengan sedikit tekanan, kudorong dengan kuat. Dia mengerang keras sambil menggigit kuat bahuku. Kelak, bekas gigitan itu baru hilang setelah beberapa hari. Akhirnya, seluruh batang kemaluanku berhasil masuk ke dalam lubang vagina dia tercinta. Aku bangga dan bahagia telah berhasil melakukan tugasku. Kucium dia dengan mesra, dan kuseka butir air mata yang mengalir dari matanya. Dia membuka matanya, dan aku dapat melihat bahwa dibalik kesakitannya, dia juga sangat bahagia.

Perlahan kutarik kemaluanku keluar, kutekan lagi, kutarik lagi, begitu terus berulang-ulang. Setiap kutekan masuk, dia mendesah, dan kali ini, bukan lagi suara dari rasa perih. Kurasa, dia sudah mulai dapat melihatnya. Permukaan lembut dan hangat dalam liang itu semisal membelai dan mengurut kemaluanku. Rasa nikmat tiada tara, yang baru kali ini kurasakan. Aku memang belum pernah bersenggama dalam arti sesungguhnya sebelum ini. Butir-butir keringat mulai membasahi tubuh tanpa baju kami berdua. Nafsu birahi yang telah lama tertahan terpuaskan lepas saat ini. Kepala dia mulai membanting ke kiri dan ke kanan, diiringi rintihan dan desahan yang membuat nafsuku semakin bergelora. Tangannya memeluk erat tubuhku, sambil sekali-sekali kukunya menancap di punggungku. Desakan demi desakan nggak tertahankan lagi, dan sambil menancapkan batang kemaluanku dalam-dalam, kusemburkan sperma sebanyak-banyaknya ke dalam rahim dia. Aku kalah kali ini.

Kupeluk dan kuciumi wajah dia yang basah oleh keringat, sambil berucap terima kasih. Matanya yang bening indah menatapku bahagia, dan sambil tersenyum dia berkata, “sama-sama.” Kutitipkan padanya untuk menjaga baik-baik anak kami, bila benih itu tumbuh nanti. Kami baru sadar bahwa kami lupa berdoa sebelumnya, tapi mudah-mudahan Yang Maha Esa selalu melindungi benih yang akan tumbuh itu.

Seprai merah jambu sekarang bernoda darah. Mungkin karena selaput dara dia pastinya tebal, noda darahnya pastinya banyak, hingga menembus ke kasur. Akan menjadi kenang-kenangan kami selamanya.

Malam itu kami hampir nggak tidur. Setelah beristirahat beberapa saat, kami melakukannya lagi, lagi dan lagi. Entah berapa kali, tapi yang sudah pasti, pada hubungan yang ke dua setelah tertembusnya selaput dara itu, aku berhasil membawa dia orgasme, bahkan lebih dari satu kali. Aku yang sudah kehilangan banyak sperma, menjadi sangat kuat dan tahan lama, sehingga akhirnya dia menyerah kalah dan tergeletak dalam kenikmatan dan kelelahan yang amat sangat.

Saat ini, kami telah memiliki 3 orang anak yang lucu-lucu. Tapi gairah dan nafsu semisal nggak pernah padam. Dalam usia kami yang mendekati 40 tahun, kami masih sanggup melakukannya 2-3 kali seminggu, bahkan nggak jarang, lebih dari satu kali dalam semalam.Nafsu yang didasari oleh cinta, memang nggak pernah padam. Aku sangat mencintai dia, begitupun yang kurasakan dari dia.

☞ Maklumat dimaklumkan untuk wanita nakal mupeng, bispak semok beserta laki-laki konthol jumbo, video porno Cerita Dewasa – Nikmat nya Malam Pertama sudah pasti hanyalah untuk hiburan semata. penulis mohon maaf bila saja film atau photo kamu yang bersangkutan nampak, penulis nggak terdapat maksud melecehkan.

☞ selamat melihat photo bugil atau film porno Cerita Dewasa – Nikmat nya Malam Pertama di JAGONGAN.COM, situs porno kesayangan kamu. jangan lupa untuk melihat judul selanjutnya yang asyik dilihat semisal photo wanita nakal susu jumbo bugil, film gadis kerudung cakep ngocok konthol jumbo, photo vagina Mama bugil di samping mengunduh film porno bispak Hobby mupeng semok terbaru dapat pula tulisan perempuan kerudung diperkosa kesakitan dan foto bugil Cerita Dewasa – Nikmat nya Malam Pertama di situs kisah semok JAGONGAN.COM sudah pasti asyik.

Foto dan Gambar:

www tempek tante bugil di tempat tidur kamar hotel com, bude nyepong, porno romantis hisap payudara, porno ciuman susu bule, porn pengantin, pengantin porno, pamer memek ngenkang barat, ngocok memek malam pengantin, Ngentot sama bule ganteng dan nafsu yang menggebu gebu, ngentot nyepong stw berjilbab warna coklat, ngentot hot susu montok kontol jilat, ngentot bersama pengantin baru, nafsu birahi nenek hypersex blogspot com, Memek stw kendur, memek bsar cwex sexy bnyak jembot dimasukin lima jari dan payudara besar, Memek berjilbab pembantu tua meracau super jorok, porno stw jilbab, poto tante girang ngentot dikursi bispakin blogspot com, rabain memek saat tidur, Www susukendorstw com, www sensasi suami meliht istri telanjang com, www rencanabugilcom, Www njilatin itilperawan com, www janda jilbab stw memek gede panta berbulu, vidio sex menikmati gaera sex nonton di kaset vorno, Tunjukan lagi gambar porno yg telanjang bulat bersih lagi paling asyik, tubuh sintalku di perkosa kotol besar adikku, tante stw kendor ndut, tante girang tidur di raba memeknya, susugedebule, stw susu kendor lagi mupeng, stw malam bugil, Stw kendor jago nyepong, meleleh bawuk onani, Mama malam hari tidur tidak pakai cd menunggu brondong masukin kontol dalam memeknya, malam penganting baru melakukan bokep, foto bule berjemur di pantai sambil pamer memek mulus, foto anak sma di entot saat tidur miring samping memek mulus, foto anak laki laki masih kecil sudah biasa mesum sama memek tante tante, film ngentot wanita paruh baya semok, Download gratis gambar dan foto memek jembut lebat basah dan becek siap dientot dan cerita tante dan pembantu montok memeknya minta dientot, di balik kelambu kuliat tubuh telanjang tante lagi masturbasi, crt sex istri jilbabsemok gede kntol gede, Crt dws bawuk bu guru, Crita cwok mempermainkan pentelnya cwek, Cewek horny masturbasi pake terong jari tangan nya bisa dimasukin ke memek membuat cewe puas, cerita seks dewasa mahasiswi toket 36c, cerita seks bu haji selingkuhanku pakai daster tanpa bh dan cd, cergam ngentotsexy jumbo crot, bercerita kisah memek bucat bispak, foto foto hot cewek mengelinjang ke enakan pentel nya di hisap tanpa sensor, Foto memek di entot saat pengantin baru masih muda, foto merangsang payudara dan memek saat sex, malam pengantin sex 3gp, kumpulan foto-foto bokong semok cewek abg india, kisah bercinta di malam nikmat, jilbabsemok rintihan jorok, jilat memek tantebugil, galeri tempek terbuka lebar janda jablay, galeri 15 poto ngenkang telnjang bulat air mani meleleh, foto tante stw bersusu kendur, foto pragawati bandara bugil, foto perempuan memegang susux sendiri, foto ngentot sambil ngenyot payudara, foto ngentot pembantu stw buka kancing kemeja, foto ngentot mlm pertama nikah, foto nampakin belahan toket montok dan puting ke merahan, ah cowo lgi remes susu dan jilat memek

✪ Judul: Foto Bugil Foto bispak Lagi Mesum dijamin panas
✪ Anda bisa ambil photo bugil Foto bispak Lagi Mesum yang panas, atau nonton film porno Foto bispak Lagi Mesum 3GP terbaru di JAGONGAN.COM
✪ Marilah nonton Kumpulan photo panas Anda bisa film porno Terbaru atau body semok Tante Suka jilat kontol. FOTO Bugil Gadis jilat dan cerita mupeng mami Memek Imut Foto bispak Lagi Mesum cerita dewasa memek jilbab dijamin Suka ML artis Binal tunjuk susu. itil Payudara Ibu Sexy Masturbasi Nikmat mupeng telanjang Perawan Bersama susu super. Penginapan Wanita nikmat punya sakit Ngecrot susu cukup bagus jilat payudara kecil Mbak Pembantu penggemar kontol. Coli cewek mulus montok tegang sekalian ML Mupeng Jilbab Buka Paha Vagina mantap Belajar sungguh jembut seks Lembut Ternyata di samping super terdapat juga Pragawati mami Panas atau Foto bispak Lagi Mesum susu bagus.

☞ Perhatian ditujukan buat mami mupeng, bispak panas beserta pria kontol super, video porno Foto bispak Lagi Mesum dijamin hanyalah buat kesenangan saja. admin menghaturkan maaf jikalau film atau photo kamu yang berhubungan nampak, admin tidak ada niat mempermalukan.

☞ selamat mengintip photo bugil atau film porno Foto bispak Lagi Mesum di JAGONGAN.COM, rujukan cabul kesayangan kamu. jangan lupa buat mengintip topik lainnya yang nikmat dilihat semisal photo mami susu super bugil, film cewek jilbab bahenol jilat kontol super, photo memek Tante bugil di samping ambil film porno bispak Suka mupeng panas terbaru atau juga postingan perempuan jilbab dientot teriak-teriak dan foto bugil Foto bispak Lagi Mesum di rujukan cerita panas JAGONGAN.COM dijamin nikmat.

Foto dan Gambar:

Abg tubuhnya seksi susu oke dan semok, kisah kentot spg montok, mimtak ampun porn sexx, nyepong kontol panjang bucat, Pentil bugil bikin laki laki terangsang, Phto bugil brat, stw habis dientot PAMER Memek, stw pentil gede bugil, tante bahenol toket gede lagi ngentit sama irang hitam, tante jilbab nakal semok dientot anaknya, tante pamer jembut habis mandi, tante stw girang ngangkang klimaks nyembur, Tante stw ngentot sambil pitnes, Intip pentil payudara perawan ngaceng, Gambar sex mesum para model artis lagi ngentot, artis hobby ngesex, bispak bahenol porno, Bugil susu montok memek mulus bikin ngaceng cepat keluar penis, Bugil Tante girang montok suka ngemut kontol, cerita ML dengan SPG belahan dada montok bahenol, Cerita sex sama bos yg kontol gede, cewe sepong kontol cowo sampe bucat, Cuma foto memek linda gadis abg perawan, enaknya ngemut kontol pake madu, foto gadis telanjang dipelintir, foto tante cantik tajir semok lagi ngemut kontol, Foto telanjang tante ngemut kontol gede, tanteu girang sepong sape muntah

✪ Judul: Foto Bugil postingan sexy || Bercinta Dengan Dua Gadis Sekaligus tentu saja bikin tegang
✪ Kamu dapat menyaksikan tampilan bugil postingan sexy || Bercinta Dengan Dua Gadis Sekaligus yang bikin tegang, atau intip video kentot postingan sexy || Bercinta Dengan Dua Gadis Sekaligus MP4 paling bagus di JAGONGAN.COM
✪ Marilah intip Koleksi tampilan bikin tegang Kamu dapat video kentot Terbaru atau body semok Tante Sering jilat peler. FOTO Bugil Gadis jilat dan kisah berahi mama Memek Kecil postingan sexy || Bercinta Dengan Dua Gadis Sekaligus kisah dewasa meki kerudung pasti Sering ML artis Binal tunjuk toket. meki Toket Janda Horny Masturbasi Enak berahi telanjang Perawan Dengan toket super. Hotel Perempuan enak mempunyai sakit Bersetubuh toket lumayan bagus jilat toket kecil Mbak Karyawati orang mupeng peler. Ngocok gadis mulus montok tegang sekalian ML Mupeng Muslimah Buka Paha Tempik memuaskan Latihan sungguh bulu meki sex Halus Ternyata setelah super terdapat juga Model mama Panas atau Cerita sexy || Bercinta Dengan Dua Gadis Sekaligus toket bagus.

Pengalamanku kali ini berawal dari hari ulang tahunku yang ke 32. Kebetulan ulang tahunku kali ini pas jatuh pada hari Minggu, maka aku melewatkannya di rumah saja bersama anakku satu-satunya yang baru berusia 5 tahun. Sempat juga aku teringat pada mantan suamiku, karena tahun lalu kami masih merayakan ulang tahunku bersama. Kami baru bercerai beberapa bulan yang lalu.
Sore-sore, ada SMS masuk. Jantungku langsung bergemuruh ketika membaca pengirimnya: Tomi, salah satu selingkuhanku yang sekarang bekerja dan berdomisili di Semarang. Aku senang sekali karena ternyata dia masih ingat ulang tahunku. Tomi memang termasuk lelaki yang romantis, dia selalu memperhatikan hal-hal kecil yang dapat membuat hatiku senang. Usianya lebih muda 2-3 tahun dibanding aku, belum berumah tangga, tapi pengalaman sex-nya lumayan.
Yang lebih membuat aku girang luar biasa, ternyata Tomi ada di Jakarta. Dia bilang melalui SMS, dia sengaja datang untuk merayakan ulang tahunku.
“Aku selalu kangen sama sampeyan,” tulisnya. “Aku juga,” balasku. “Kamu kangen apanya?” “Kangen jepitannya!” ”Jepitan yang mana? Ternyata atas apa yang bawah?” “Dua-duanya!”
Aku selalu berdesir-desir kalau menerima SMS seperti itu dari Tomi. Bukan apa-apa, obrolan seperti itu selalu mengingatkan aku pada petulangan-petualangan sex yang pernah kami lakukan. Tomi termasuk pandai bermain cinta, itu sebabnya hubungan kami termasuk langgeng, sudah berjalan hampir 4 tahun. Dengan lelaki-cowok lain aku lebih suka untuk tidak menjalin hubungan berlama-lama.
Singkat kisah, kami janji bertemu di sebuah hotel yang dulu termasuk suka kami pakai untuk rendezvous. Aku datang lebih dahulu, langsung cek in, lalu menunggu Tomi di dalam kamar. Aku SMS Tomi untuk memberitahu nomor kamar.
“Aku masih di jalan,” balas Tomi. “Macet, padahal udah tegang nihhh…” “Ya udah, dielus-elus aja dulu, sementara nunggu jepitan nikmat.” “Aku gak sabaran nih, udah dari kemaren ngebayangin ML sama sampeyan.” “Aku jadi ngebayangin mempunyaimu, lagi tegang, keras, super. Pasti nikmat tuh diisep.” “Emang cuma mau jilat?” “Aku sih cuma mau jilat, tapi gak tau deh mekiku!” ”Uuuuh, jadi makin tegang nih, tau?! Awassss yaaa!” “Memekku juga mulai basah tau, Ternyata?!” “Tolong rabain meki sampeyan untukku.” “Gak usah diajarin, dari tadi juga udah kuraba-raba!” Kami terus ber-SMS ria sementara Tomi dalam perjalanan menuju hotel. Pintu kamar sengaja tidak kukunci supaya Tomi dapat langsung masuk. Aku rebahan di ranjang dengan gelisah. Kirim-kiriman SMS seperti itu membuat aku terangsang hebat. Tempikku benar-benar basah, buah dadaku mengeras, tidak sabar ingin cepat-cepat mereguk nikmat bersama Tomi.
Untungnya Tomi muncul tidak lama kemudian. Karena sudah kuberitahu bahwa pintu kamar tidak kukunci, dia langsung masuk tanpa mengetuk pintu. Aku sedikit terkejut, tapi senang sekali. Tanpa beranjak dari ranjang, kukembangkan kedua tanganku untuk menyambut Tomi dengan pelukan.
Tomi mengunci pintu, lalu langsung membuka celana super berikut celana dalamnya. Aku tertawa mengintip batang kemaluannya terlihat sudah mengacung tegak. Lucu, sekaligus bikin tegang. Sementara Tomi membuka pakaiannya dengan terburu-buru, aku juga bergegas membuka kaos ketat dan rok mini yang kukenakan. Tomi memandang tubuhku yang hanya tinggal ber-bh dan celana dalam dengan rupa amat bernafsu.
Tanpa ba-bi-bu, dia langsung menerkam aku di ranjang. Kami langsung bergumul, berciuman bibir dengan bikin tegang bergelora. Kedua tangan Tomi liar meremas-remas apapun pada tubuhku. Celana dalamku diturunkannya dengan tergesa-gesa.
“Aku gak tahan, Ternyata…, kita langsung berahi yaaa…. Ngobrolnya nanti aja, oke?”
Nafasnya sudah ngos-ngosan, aku hafal betul bagaimana Tomi kalau sudah diamuk birahi. Tentu saja aku tidak keberatan untuk langsung bersetubuh seperti permintaan Tomi, karena aku juga sudah amat begitu bergairah sedari tadi.
Kubuka pahaku memberi jalan. Tomi mencumbu sepasang payudaraku sambil mengarahkan rudalnya pada vaginaku. Terasa kepalanya yang super menyeruak mulut vaginaku yang basah. Nikmat sekali. Kuresapi nikmatnya terobosan batang kemaluan Tomi pada liang vaginaku sambil memejamkan mata. Sleseeeeeppp….. blessss…!
“Ooooh…., enak bener, Sayaaang…,” rintihku. “Aku kangen peler sampeyanuu….” “Aku juga kangen bener, Sayaaang…. Aku kangen berahi sama sampeyanuu…” “Sekarang entot aku…, entot aku, Sayaaang….”
Tomi semakin bernafsu, gerakannya jadi semakin brutal dan agak kasar. Justru itu yang aku suka. Batang kemaluannya yang luar biasa keras terasa memenuhi liang vaginaku, menyentak-nyentak hingga ke ujung lorong kenikmatan milikku.
“Aaaakkkhhh…, asyiiiikkk, Saaayyy…., yahhh…, teken yang kenceng…, yahhh… gitu dooong…, uuuuggghhh…”
Dia menyentak-nyentaik batang kemaluannya lagi, semakin keras, semakin cepat dan bertenaga. Aku semakin lepas kontrol, jeritanku makin menjadi-jadi akibat dilanda nikmat yang luar biasa. “Aaaarrgghh…., gilaaa…! Kontolmu nikmat bener, Sayaaang… Entot mekiku, Sayaaang…, yah…, yaaahh, gituuuuuhh…, aaarggghhhh…., yang keras, yang kerassss…., ooohhhh, peler sampeyan nikmat, Sayaaang!”
Aku memang termasuk type perempuan yang “heboh” bila sedang bersetubuh. Semakin nikmat persetubuhan yang kurasakan, rintihan dan eranganku pasti akan semakin keras dan jorok. Dulu aku malu dengan perilaku sex-ku yang satu itu, karena takut dinilai perempuan murahan yang maniak, tapi lama-kelamaan aku justru mengintipnya. Kenyataannya banyak lelaki yang justru menyukai erotisme seperti itu, karena mereka jadi merasa begitu perkasa dan semakin bergairah karena merasa berhasil membuat aku keenakan.
Tomi semakin kuat menggecak-gecak batang kemaluannya di dalam vaginaku, seiring dengan semakin kuatnya rintihan dan eranganku. Kurasakan klimaksku sudah begitu dekat. Kuangkat-angkat pinggulku setiap kali Tomi menggecak, sehingga batang kemaluannya yang super dan keras itu menghunjam-hunjam semakin dalam. Nikmat luar biasa.
Kami terus bersetubuh, berganti-ganti posisi. Terakhir, ketika orgasmeku telah semakin dekat, Tomi membalikkan tubuhku hingga membelakanginya. Aku segera mengerti. Lekas-lekas aku menungging di atas ranjang dengan kedua tangan berpegangan pada pinggiran jendela kamar. Lalu kembali Tomi menggenjotku dari belakang. Aku berusaha mengimbangi dengan menggerak-gerakkan pinggul. Setiap dia menekan, kudorong pantatku ke belakang, demikian pula sebaliknya. Kudengar nafas Tomi kian memburu, diselingi suara lenguhannya setiap kali dia menggecak batang pelernya kuat-kuat.
Akhirnya aku melolong lebih dahulu. Aku orgasme!
“Ooooooooorrggghhhhh……!!! Toooommmm, aku keluaaaarrr….!!!!”
Tomi semakin bersemangat, digecak-gecaknya kemaluannya semakin kuat dan cepat. Tubuhku terguncang-guncang semakin hebat. Sementara kemaluanku berkedut-kedut saat aku mencapai klimaks, kugoyang-goyangkan pinggulku maju-mundur dengan cepat dan kuat untuk mengimbangi gerakan Tomi. Aku tahu pasti, sebentar lagi dia pun akan mencapai puncak kenikmatannya.
“Oh, ah, uuughhh..!!! Memek sampeyan enak, Sayang…., aku hampir keluar, aku hampir keluar, adduuhhhh…., enak sekalih, enak sekali meki sampeyanhhhh…., oooorrrgghhh.., aaarrgghhh…., uuuuggghhh…., aaaaaaaarrrgghhhhh……..!!!”
Tomi menyemprotkan spermanya banyak sekali. Terus kugoyang-goyang pinggulku agar dia lebih merasa nikmat. Dia melenguh-lenguh sambil meremasi buah dadaku yang bergelantung, sementara air maninya menyemprot-nyemprot di dalam vaginaku.
Setelah itu Tomi menghempaskan nafasnya yang berat. Dipeluknya tubuhku. Kami lalu bercium-ciuman sambil berangkulan di ranjang.
“Kamu apa kabar selama ini, Sayang?” tanya Tomi sambil membelai-belai keningku yang berkeringat. Bayangkan, sehabis bersetubuh demikian bikin tegang, dia baru sempat menanyakan kabarku. Aku tersenyum.
“Baik,” jawabku. “Kamu sih, sombong, mentang-mentang udah jadi boss!” “Aku selalu kangen sama sampeyan, tau?!” “Aku juga, soalnya sampeyan yang paling hebat!” “Hebat apanya?” Aku tersenyum, kugenggam batang kemaluan Tomi sebagai jawaban. Tomi mengikik, dan pelernya otomatis bergerak membesar kembali.
“Tuh kan, baru dibilang paling hebat, dia langsung bangun lagi!” aku menggoda sambil mengelus-elus batang peler Tomi yang kian mengeras. Kuangkat pahaku, menyilangi paha Tomi, lalu kugesek-gesekkan ujung pelernya ke belahan vaginaku. Tomi menyeringai. Tubuhku dipeluknya lebih erat, lalu kami berciuman bibir. Hangat, tandas, dan lama…
Selanjutnya kami memulai permainan ronde kedua. Seperti biasa, Tomi memang kuat dan tahan lama. Entah berapa lama kami bersetubuh untuk yang kedua kali malam itu, yang jelas akhirnya kami mencapai orgasme dalam waktu bersamaan. Setelah itu kembali beristirahat. Buang air, mencuci tubuh di kamar mandi, pesan makan malam, ngobrol-ngobrol, lalu bercumbu lagi.
Pagi-pagi aku pulang, ganti baju dan langsung berangkat lagi ke kantor. Sebetulnya aku capek sekali sehabis mendaki puncak nikmat berkali-kali sepanjang malam, tapi hari itu boss ada meeting di kantor, jadi tidak mungkin aku membolos (aku bekerja sebagai sekretaris direksi). Lagipula, kenikmatan berkali-kali yang diberikan Tomi, justru membuat pikiranku menjadi cerah dan semangat menjadi tinggi.
Sebelum berpisah, Tomi menghaturkan maaf karena tidak dapat menemui aku lagi karena banyak hal yang harus dikerjakannya. Dia lalu meminta aku mengantarnya ke bandara bila nanti dia kembali ke Semarang. Aku setuju saja.
Kamis sore, Tomi menjemput aku di kantor untuk mengantarnya ke bandara seperti yang sudah kami sepakati tempo hari. Tapi dia tidak sendiri, melainkan ditemani seorang lelaki ganteng. Aku diperkenalkan dengan lelaki itu yang ternyata sahabat Tomi sejak mereka masih sama-sama belia. Namanya Irvan, usianya terlihat sedikit lebih muda dibanding Tomi.
Ketika berkenalan, aku sempat mencuri pandang ke arah bokongnya. Lumayan super. “Kalo neken, kayaknya nikmat nih,” pikirku langsung ngeres. Pada saat yang sama, aku mengintip sekilas dia melirik ke arah dadaku. Saat itu aku mengenakan blazer dan daleman tanktop yang telah kubuka 2 buah kancingnya sejak dari kantor, sehingga belahan dadaku yang penuh terlihat terlihat jelas. Darahku kontan berdesir lebih cepat menyadari Irvan tertarik pada buah dadaku yang berukuran 36C.
Tomi duduk di kursi belakang bersamaku, sementara Irvan sendirian di depan menjadi “sopir”. Kami langsung tancap gas, masuk tol menuju bandara.
Di perjalanan, kami ngobrol-ngobrol biasa pada mulanya. postingan macam-macam, diselingi tawa dan gurauan. Irvan sesekali nimbrung. Sekitar sepuluh menit sejak berangkat dari kantor, Tomi merapatkan duduknya. Sambil ngobrol, Tomi mulai menggerayangi aku, pahaku dielus-elus, jarinya nakal menekan-nekan belahan vaginaku. Aku bilang, “Eeeh, jangan dong, Ternyata, gak enak sama Irvan….” Tapi Tomi tahu, aku tidak sungguh-sungguh menolak perlakuannya itu. Buktinya aku membiarkan jemarinya menelusup ke balik celana dalamku, bahkan pahaku mengangkang memberi jalan. Sesungguhnya aku hanya takut tidak dapat mengendalikan diri, padahal tempat dan situasi tidak terlalu kondusif untuk suatu persetubuhan.
Entah bagaimana, tahu-tahu Irvan berkata, “Santai aja, aku ngerti kok…” Aku mengintip dia mengerling nakal untukku dari kaca spion. Nafsuku jadi semakin bangkit. Masabodo’ ah, pikirku. Maka, aku diam saja mengintip rabaan-rabaan Tomi pada selangkanganku.
“Ssssssshhhhh……, geli tau, Ternyata?!!” desisku sambil mengangkangkan kaki lebih lebar. Tomi jadi makin bersemangat. Celana dalamku diturunkannya cepat-cepat sembari menciumi batang pahaku.
“Buka blazer sampeyan, Sayaaang…!” katanya memberi instruksi, sementara dia sendiri sibuk membuka kait rok mini yang kukenakan. Aku benar-benar tidak peduli lagi pada Irvan, langsung saja kuturuti permintaan Tomi untuk membuka blazer.
“Buka semua deh, Yaaang…,” Tomi merayu sambil bergerak hendak menciumi kedua pahaku kembali. Rokku sudah dicampakkannya, sehingga bagian bawah tubuhku sudah telanjang. Aku tinggal mengenakan tanktop dan bh sekarang.
“Kamu gila, tau gak sih?!” aku mendesis mengintip jilatan lidah Tomi pada pahaku, lalu kuturuti permintaannya. Kubuka tanktop dengan agak tergesa. Ketika aku membuka bh, kulihat Irvan memperhatikan dari kaca spion. Cuek aja, ah, batinku dengan penuh nafsu.
Sambil menjilat-jilat pangkal pahaku, sebelah tangan Tomi mulai meremas-remas sepasang payudaraku yang telanjang. Aku mengerang. Tomi lalu mengangkangkan pahaku lebih lebar, lidahnya merayap menuju vaginaku yang merekah basah. Aku mengerang lebih kuat ketika kurasakan ujung lidahnya menjilat-jilat belahan vaginaku. Selanjutnya aku semakin lupa diri. Tomi memang sudah hafal betul bagaimana membuat birahiku cepat bangkit. Kemaluanku dicumbu dan dilumatnya habis-habisan. Diobok-obok dengan jari, dihisap, dikenyot. Aku benar-benar tidak kuat menahan diri untuk menjerit-jerit.
“Sayaaang…, oooohhh…, yessss..!! Terus isep….oooouuwww!!! Ooohhh…., aduuh, gilaaa…, enak bener, Sayaaang…, aaahhh…, ooouuwwww… aaarrggghhh…, terus, Sayaaang…, aaahhh…, ooooookkkhhh…”
Aku membuka pahaku lebih lebar lagi sambil menekan-nekan kepala Tomi agar tambah masuk ke vaginaku yang terasa megap-megap keenakan. Aku benar-benar lupa diri, tak ada lagi rasa malu ataupun sungkan. Sempat kulirik Irvan, terlihat mukanya agak tegang, namun itu justru menambah gairahku. Aku malah mengerang, merintih, dan menjerit semakin menjadi-jadi.
“Nikmaaat, oooh…, iseep teruusss…, oh, oh, oh, aaah, ooohhh…, teruuusss, isep itilku, kacangkuu…., yaaah, kenyot terus, Sayaaang…, yaaah.., kenyooot…, sedaaaap…”
Entah bagaimana, tiba-tiba ada hasrat aneh di dalam dadaku untuk membakar birahi Irvan yang aku tahu sudah tidak sepenuhnya berkonsentrasi ke jalan. Semakin kusadari betapa dia tertarik dengan apa yang tengah kulakukan bersama Tomi, semakin aku bernafsu untuk menggoda kelelakiannya.
Aku mengintip Irvan agak menurunkan kaca spion, sehingga dia pasti dapat jelas mengintip tubuhku di kaca itu. Rupanya sengaja dia mau menonton. Tahu begitu, birahiku semakin menggebu-gebu. Kuremas-remas sendiri kedua payudaraku yang telanjang sambil terus merintih dan mengerang. Kulihat Irvan ternganga, mulutnya membentuk ucapan “ugh”. Ingin rasanya aku meremas batang kemaluannya yang aku tahu pasti sudah semakin tegang dan keras menyaksikan pertunjukan sex gratis dari kaca spion. Berpikir begitu, birahiku jadi semakin tinggi, apalagi Tomi terus mencumbui kemaluanku. Rintihan-rintihan nikmat keluar begitu saja dari mulutku, liar tak terkendali.
“Ooooh, isep, Sayaaang…, terussss…, kerjain mekiku……Aduuuh, gilaaa…, nikmat, nikmat, ah, uhhhh, mekiku basah bener…, lap dulu dong, Sayaaang…”
Kuangkat kepala Tomi dari selangkanganku. Tomi bangkit, tapi bukan untuk melap seperti permintaanku, melainkan justru membuka semua celananya, Kemaluannya telanjang, mengacung tegak, keras seperti tongkat kayu.
“Oooh.., aku isep pelermu ya Sayang.., aku kenyot ya?”
Tomi melenguh ketika aku mengurut kemaluannya yang keras bikin tegang, lalu katanya, “Aku tak tahan, Sayang…, aku mau fuck sampeyan.., aku pengen berahi disini!”
Sambil berkata begitu, tubuhku didorongnya agak kasar sampai aku rebahan di jok. Kunaikkan sebelah kakiku tinggi-tinggi ke sandaran jok, sementara yang sebelah lagi menjuntai ke bawah. Tomi semakin lupa diri menyaksikan posisiku yang mengangkang.
“Kita berahi ya, Sayang?” bisiknya dengan suara agak serak sambil menciumi buah dadaku yang montok. “Aku masukin pelerku yaaa…., aku tak tahan…, aku kangen sama meki sampeyan…”
“Aaaakkhhh.., sedaaap…., yesss…, ooohhh, peler sampeyan udah masuk, Sayaang… Yaaahhhh, teken terus sampe mentok.., teruuussss…”
Tomi mendorong batang kemaluannya yang super dan keras itu hingga terasa mentok di dasar vaginaku. Kuangkat pinggulku tinggi-tinggi, menyambut sodokan Tomi yang semakin kuat. Tomi mengenyoti toket toketku sembari menggecak-gecak pelernya yang perkasa di liang kemaluanku. Kami semakin lupa diri, sama sekali tidak peduli lagi pada Irvan.
“Uuuuuggghhh…, ooooohhhhh…, aaaarrrggghhhhh…,” kami teriak-teriak berbarengan, menyalurkan nikmat yang tak terkira.
“Sayaaang, entot aku, Yaaang…, ahhh, pelermu sedaaap, ooohhh…, mekiku enak bener nih digenjot sampeyan… Ohhh, kita fuck terus, Sayang, yaaahhh…, gesek terusss, tekeeeennn, goyang, puter, auh, entot terus mekiku, Sayaaang…., entot terussss..”
Aku terus menjerit-jerit, seperti biasa bila tengah didera nikmat bersetubuh. Entah berapa menit Tomi menghantam vaginaku dengan pelernya yang perkasa, tahu-tahu kurasakan tubuhku agak bikin tegang dan semakin ringan. Goyanganku jadi semakin cepat, liar tak terkendali. Orgasmeku sudah dekat.
“Yaaang, aku mau keluaaaar…!” otomatis aku mengerang semakin kuat. “Keluaaaar!!! Aku mau keluaaar……!!! Oooooohh, fuck me terussss!! Entoootttt…., ngeweeeee… entoooot…, ngeweee aaaaaaarghhhh….”
Aku orgasme. Tubuhku serasa melayang tinggi sekali. Nikmat luar biasa.
“Oh my God, oh my God, berahi nikmaaat, berahi sedaaap, aku suka peler sampeyan, Sayaaang…, aku suka berahi sama sampeyan….. Oooooooookkkhhhh,” aku melolong sejadi-jadinya, sementara Tomi mengocok pelernya semakin kuat dan cepat. Terasa batang kemaluannya menghunjam-hunjam di dalam liang vaginaku yang telah banjir oleh cairan orgasme. Beberapa saat kemudian….,
“Oh, ah, oh, aku juga mau keluar…, enak bener, ahhh, enak berahi sama sampeyan, ohhh, aku suka berahiin sampeyan…, aku mau keluar, aku mau keluar, yah, oh, aaaahhh, uuuugghhh, aaaaaaarrrggghhh….”
Setelah itu yang terdengar hanya suara desah. Sejenak aku melupakan Irvan, sama sekali tak terpikirkan olehku bagaimana kira-kira reaksinya mengetahui ada orang bersetubuh di jok belakang, sementara dia sedang menyopir sendirian di depan. Tomi lebih-lebih tidak peduli. Dia enak memeluk tubuh bugilku, sambil mengatur nafasnya yang memburu.
Agak lama kami membisu dalam sisa-sisa kenikmatan seperti itu, sampai tiba-tiba terdengar suara Irvan.
“Ehm, udah mau nyampe nih, rapi-rapi, deh!” katanya nenyadarkan aku dan Tomi. Kami bangun, merapikan pakaian masing-masing dengan agak tergesa. Sekilas aku lihat kaca spion sudah pada posisi semula.
“Sorry ya, coy, kita lupa diri,” kata Tomi basa-basi. Aku pura-pura tidak memperhatikan, sibuk mengenakan kembali celana dalamku, tapi sesungguhnya aku melirik pada Irvan yang mesem-mesem penuh arti.
Sementara berpakaian, aku pikir lebih baik aku tidak mengenakan bh lagi. Kancing tanktop kembali kubiarkan terbuka 2 buah. Gila memang, saat itu di otakku sudah terbayang bagaimana indahnya sebentar lagi aku tinggal berdua saja dengan lelaki seganteng Irvan.
Ketika tiba di bandara, Tomi meminta Irvan untuk langsung saja mengantarkan aku pulang. Katanya, “Kamu tidur aja di jok belakang, nanti dibangunin Irvan kalo udah sampe rumah.” Dia lalu menerangkan alamat rumahku untuk Irvan.
Begitu mobil berangkat meninggalkan bandara, aku langsung pindah ke jok depan.
“Biarin aja di belakang, kan sampeyan mau tidur?!” Irvan berbasa-basi. Aku tersenyum sambil merapikan posisi dudukku. Kuturun-turunkan rok mini yang kukenakan guna menutup paha mulusku yang tersingkap, tapi sebenarnya gerakan itu justru kusengaja untuk memancing perhatian Irvan. Kulihat matanya mengerling pada pahaku, berarti pancinganku mengena.
“Mas, tadi sorry ya, sampeyan jadi gak konsen ke jalan,” kataku kemudian. “Si Tomi emang suka gila, kadang-kadang…, gak dapat nahan kalo lagi pengen…”
Beberapa saat Irvan tidak menjawab, lalu tiba-tiba dia berkata dengan suara yang agak tercekat. Nampaknya dia masih begitu dipengaruhi birahi. “Mbak tau gak, aku baru kali ini lihat orang ML langsung dengan mata kepalaku sendiri.” “Aku juga baru sekali ini dicermati begitu, Mas! Tau gak sih, sebenernya aku malu bener…, tapi gimana dong?! Sex emang gitu kan, kadang-kadang bikin kita lupa diri…!” “Iya sih, gak apa-apa kok, aku ngerti…, tapi bukannya tadi mbak tambah bergairah karena tau aku ‘ngintip? Bukannya mbak malah sengaja manas-manasin aku?”
Duh, malu bener…. “Kok tau sih?” akhirnya kucetuskan saja keherananku. Kepalang basah, aku bertanya begitu sambil mencubit mesra lengan Irvan. Dia tersenyum sambil terus memandang ke arah jalan.
“Jangan manggil ‘mbak’ ah, gak enak…,” kataku kemudian sambil menatap wajah Irvan dari samping. Keren bener, batinku. “Kamu juga jangan panggil ‘mas’ dong yaaa…,” jawab Irvan, sambil meletakkan tangan kirinya di atas pahaku. Aku langsung terdiam seribu basa, jantungku kontan bergemuruh. Nekad juga nih orang, pikirku. Sekilas Irvan mengerling ke arahku, lalu perlahan telapak tangannya mulai bergerak-gerak mengusapi paha mulusku yang tersingkap. Kurang ajar, tapi aku suka sekali.
Otomatis laju mobil kami jadi perlahan. Irvan mengambil lajur paling kiri supaya tidak mengganggu perjalanan mobil lain, mengingat kami masih berada di jalan tol.
Aku pura-pura tidak terpengaruh pada rabaan-rabaan Irvan, hanya saja mulutku seperti terkunci. Bulu-bulu romaku terasa meremang. Gila, baru diraba paha, birahiku sudah amat terangsang. Cowok ini pasti lihai, batinku penuh harap. Pahaku sesekali diremasnya dengan lembut, lalu tangannya merayap semakin naik. Karena tidak tahan, tahu-tahu kucubit lengannya. Dia tersenyum sedikit.
“Masih enak?” tanyanya setengah berbisik.
Aku tidak menjawab, tapi kepalaku mengangguk-angguk cepat. Irvan makin bersemangat, tangannya meraba pahaku kian tinggi, menelusup ke balik rok. Aku menggigit bibir seraya menggeser dudukku lebih mendekat.
Lalu terasa jari-jarinya telah menyentuh selangkanganku. Darahku kian berdesir-desir. Nafsu sex-ku memang super, birahiku cepat sekali naik, padahal tadi aku baru saja mencapai orgasme yang luar biasa bersama Tomi.
“Kamu dapat konsen?” tanyaku, suaraku mulai parau karena birahiku mulai tinggi. Irvan tidak menjawab, malah menelusupkan jarinya ke vaginaku. Otomatis pinggulku terangkat dan kedua pahaku merenggang. Terasa jari-jari Irvan menggesek-gesek lembut belahan vaginaku. Nikmat sekali.
“Masih enak ya?” bisik Irvan bersemangat, mungkin dia tahu aku demikian terangsang. “Bangeeettt…,” jawabku tanpa malu-malu lagi. Mulutku mulai mengeluarkan desis-desis kenikmatan. “Sssshhhhh…., aaaahhhh…, enak bangeeettt…. Kamu pinter…!!”
Sandaran jok kurebahkan sedikit supaya posisiku lebih nyaman. Cepat kuturunkan celana dalamku, kubuka sekalian, lalu aku duduk mengangkang. Sementara itu, tangan Irvan tak sedetikpun lepas dari selangkanganku.
Jari tengahnya terasa menyusup, menggelitik-gelitik clitorisku yang sudah begitu basah. Sesekali diremasnya gundukan kemaluanku. Jari-jarinya bergerak lembut namun amat terampil. Nikmatnya tak terkatakan.
“Sssshhhh….., aaarrrgghhhh….., ssshhhh…., aaaaaarrrggghhhh…..,” aku terus mendesis-desis keenakan. Jari tengah Irvan mulai mengocok-ngocok, bergerak cepat maju-mundur di liang vaginaku yang licin oleh lendir. Dudukku jadi semakin melonjor dan mengangkang. Irvan memasukkan lagi satu jarinya, lalu masuk lagi yang ketiga tak lama kemudian. Aku mulai menjerit-jerit, nikmat sekali diobok-obok dengan tiga jari.
Aku mulai lupa diri akibat diamuk birahi. Seperti biasa, mulutku terus mendesis, mengerang, merintih, mengeluarkan kata-kata nikmat penuh nafsu. Karena semakin tidak tahan, tanganku begitu saja meraba selangkangan Irvan. Gila, tonjolannya super sekali! Aku jadi semakin bernafsu. Cepat kutarik ritsleting celananya, dia membantu membuka gesper lalu mengeluarkan batang kemaluannya.
“Aauwww! Punya sampeyan super benerttt…..” Irvan tampak blingsatan mendengar komentar spontanku. Sungguh aku tidak bohong, pelernya memang luar biasa super dan super. Aku tidak tahan, batang kemaluannya kuremas-remas dengan gemas.
“Gedean mana sama Tomi?” tanya Irvan kemudian, sementara aku enak mengelus-elus batang kemaluannya yang menjadi semakin keras. “Dia super, tapi sampeyan super super!” Irvan tertawa mendengar jawabanku. “Isep ya?” tanyaku. Irvan mengangguk-angguk. Joknya lebih dimundurkan sedikit supaya memudahkan aku melakukan blow job.
Aku cengkeram penuh batang peler Irvan, aku jilat ujungnya yang ternvata sudah keluar cairan bening. Kuangkat kepalaku sejenak sambil menatap Irvan yang harus membagi konsentrasinya ke jalan. “Kamu masih dapat nyetir kan? Hati-hati nabrak lho ya….”
Irvan tidak menjawab. Tangan kirinya menyusup, meremas buah dadaku yang terasa keras memuai akibat birahi. Aku jadi semakin tidak peduli apapun lagi, kumasukkan kepala peler Irvan ke dalam mulutku. Aku hisap perlahan. Batang peler itu berdenyut sedikit, membuat aku tambah bernafsu. Aku hisap lebih kuat ujungnya, lalu aku masukkan semua ke mulut sambil aku putar-putar. Irvan mulai merintih-rintih keenakan.
“Oooh…., ssshhh…, gilaaa.., nikmat isepan sampeyan, aaarggh…, kenyot terus, Sayaaang…, yaaahhhh”
Aku kocok terus pelernya, kadang pelan, lalu cepat, lalu kupelankan lagi, lalu cepat lagi, pelan lagi, cepat lagi. Begitu terus sambil aku hisap-hisap. Biji pelirnya aku usap-usap. Dia lebih mengangkang. Aku mengerti, kuturunkan mulutku, kukenyot-kenyot buah zakarnya.
“Aaah…, sssssshhhh…, uugh, enak bangeeet,” Irvan mengerang-erang sambil meremasi buah dada montokku.
“Aku gak tahan,” katanya lagi. “Aku mau ngewek sama sampeyan, mau berahi sama meki sampeyan….” Nafasnya ngos-ngosan, tangannya kembali merogoh-rogoh vaginaku.
“Iya, Sayang, aku juga pengen bener digenjot peler sampeyan,” aku menjawab dengan nafas yang tak kalah ngos-ngosan, sambil menciumi dan menjilat-jilat kepala peler Irvan yang merah mengkilat.
“Aaah…, yuk, di mana ya?” “Mampir hotel aja…, cari yang deket-deket sini…”
Selanjutnya aku kembali sibuk menghisapi kemaluan Irvan, sementara dia setengah ngebut menuju arah Ancol. Tidak terlalu lama, kami tiba di sebuah hotel kecil yang pastinya nyaman dan bersih. Begitu sampai di muka lobby, aku langsung turun, check in, lalu bergegas masuk kamar, sementara Irvan memarkirkan mobil.
Di kamar aku langsung membuka tanktop, dan melemparnya begitu saja di lantai. Lalu aku masuk kamar mandi untuk buang air kecil. Kubuka rokku, kugantung di pintu kamar mandi. Kini aku telanjang bulat karena celana dalam sudah kutanggalkan sejak di dalam mobil.
Keluar dari kamar mandi, Irvan persis masuk kamar. Matanya terbeliak mengintip tubuh sintalku yang tidak berpenutup sehelai benangpun. “Body sampeyan bagus bener,” dia memuji sembari mengecup putting toketku yang sudah mengeras sedari tadi. Tubuhku disandarkannya di tembok depan kamar mandi. Lalu diciuminya sekujur tubuhku, mulai dari pipi, kedua telinga, leher, hingga ke dadaku. Sepasang payudara montokku habis diremas-remas dan diciumi. Putingku setengah digigit-gigit, digelitik-gelitik dengan ujung lidah, juga dikenyot-kenyot dengan begitu bernafsu.
“Toket sampeyan fantastis,” desisnya. “Aku udah nafsu kepingin ngenyot ini sejak aku liat dari kaca spion….” “Aku tau,” jawabku sembari meremas tonjolan kemaluannya. Dengan bergegas, kutarik ritslitingnya, lalu kuloloskan celana hingga celana dalamnya. Mengerti kemauanku, dia lalu duduk di pinggir ranjang dengan kedua kaki mengangkang. Dibukanya sendiri kemejanya, sementara aku berlutut meraih batang pelernya, sehingga kini kami sama-sama bugil.
Agak lama aku mencumbu kemaluannya, Irvan minta gantian, dia ingin mengerjai vaginaku. Tapi kataku, “Masukin aja yuk, aku udah pengen ngerasain peler sampeyan!” Irvan tersenyum lebar. “Udah gak sabar ya?” godanya. “Iya, pengen digenjot, pelermu pasti enak…, super, montok…!”
Irvan menarik tubuhku. Kami berpelukan, berciuman rapat sekali, berguling-guling di atas ranjang. Ternyata Irvan pintar sekali bercumbu. Birahiku naik semakin tinggi dalam waktu yang begitu singkat. Terasa vaginaku semakin berdenyut-denyut, lendirku kian membanjir, tidak sabar menanti terobosan batang kemaluan Irvan yang super super.
Berbeda dengan Tomi, Irvan terlihatnya lebih sabar. Dia tidak segera memasukkan batang pelernya, melainkan terus menciumi sekujur tubuhku. Terakhir dia membalikkan tubuhku hingga menelungkup, lalu diciuminya kedua pahaku bagian belakang, naik ke bongkahan pantatku, terus naik lagi hingga ke tengkuk. Birahiku menggelegak-gelegak.
“Udah, Sayaaaang…..,” rengekku memohon. “Please…., masukiiiinnn…”
Irvan menyelipkan tangan kirinya ke bawah tubuhku, tubuh kami berimpitan dengan posisi aku membelakangi Irvan, lalu diremas-remasnya buah dadaku. Lidahnya terus menjilat-jilat tengkuk, telinga, dan sesekali pipiku. Sementara itu tangan kanannya mengusap-usap vaginaku dari belakang. Terasa jari tengahnya menyusup lembut ke dalam liang vaginaku yang basah merekah.
“Memek sampeyan bagus, tebel, pasti enak berahi sama sampeyan….,” dia berbisik persis di telingaku. Suaranya sudah begitu parau, pertanda birahinya pun sama tingginya dengan aku. Aku tidak dapat bereaksi apapun lagi. Kubiarkan saja apapun yang dilakukan Irvan, hingga terasa tangan kanannya bergerak mengangkat sebelah pahaku.
Mataku terpejam rapat, seakan tak dapat lagi membuka. Terasa nafas Irvan semakin memburu, sementara ujung lidahnya menggelitiki lubang telingaku. Tangan kirinya menggenggam dan meremas gemas buah dadaku, sementara yang kanan mengangkat sebelah pahaku semakin tinggi. Lalu…, terasa sebuah benda tumpul menyeruak masuk ke liang vaginaku dari arah belakang. Oh, my God, dia telah memasukkan rudalnya….!!!
Sejenak aku tidak dapat bereaksi sama sekali, melainkan hanya menggigit bibir kuat-kuat. Kunikmati inci demi inci batang kemaluan Irvan memasuki liang vaginaku. Terasa penuh, nikmat luar biasa.
“Oooooohhhhh….,” sesaat kemudian aku mulai bereaksi tak karuan. Tubuhku langsung menggerinjal-gerinjal, sementara Irvan mulai memajumundurkan tongkat wasiatnya. Mulutku mulai merintih-rintih tak terkendali.
“Tuh kan, pelermu enaaaak …!!!,” kataku setengah menjerit.
Irvan tidak menjawab, melainkan terus memajumundurkan rudalnya. Gerakannya cepat dan kuat, bahkan cenderung kasar. Tentu saja aku semakin menjerit-jerit dibuatnya. Batang pelernya yang super super itu seperti hendak membongkar liang vaginaku sampai ke dasar.
“Ooooohhhh…., tolooooonggg.., gustiiii…!!!” Irvan malah semakin bersemangat mendengar jerit dan rintihanku. Aku semakin erotis. “Aaaahhhh, pelermuuu…, ooooohh, aaaarrrghhh…, pelerlmuuu…, ooohhhh…!!!”
Irvan terus menggecak-gecak. Tenaganya kuat sekali, apalagi dengan batang peler yang luar biasa keras dan kaku. Walaupun kami bersetubuh dengan posisi menyamping, terlihatnya Irvan sama sekali tidak kesulitan menyodokkan batang kemaluannya pada vaginaku. Orgasmeku cepat sekali terasa akan meledak.
“Aku mau keluar! Aku mau keluaaar!!” aku menjerit-jerit. “Yah, yah, yah, aku juga, aku juga! Enak bener berahi sama sampeyan!” Irvan menyodok-nyodok semakin kencang. “Sodok terus, Sayaaang!!!” “Yah, ooohhh, yaaahhh, uuuuggghhh!!!” “Teruuuuussss….., aaarrggghh…., sssshhhh…., ohhh…, sodok terus pelermuuuu…!” “Oh, ah, uuugghhh…” “Enaaak…., peler sampeyan enak, peler sampeyan nikmat, yahhh, teruuuusssss…, entot aku terus, Sayaaang…, sodok terusssss…., entooootttt…., yaaaahhhhhh…..!!!” “Oooorrrgghhh…., yaaahhhh…., uuuugggghhhh… sssshhhh…, aaarrggghhh…”
Pada detik-detik terakhir, tangan kananku meraih pantat Irvan, kuremas bongkahan pantatnya, sementara paha kananku mengangkat lurus tinggi-tinggi. Terasa vaginaku berdenyut-denyut kencang sekali. Aku orgasme!
Sesaat aku seperti melayang, tidak ingat apa-apa kecuali nikmat yang tidak terkatakan. Irvan mengecup-ngecup pipi serta daun telingaku. Sejenak dia membiarkan aku mengatur nafas, sebelum kemudian dia memintaku menungging. Aku baru sadar bahwa ternyata dia belum mencapai orgasme.
Kuturuti permintaan Irvan. Dengan agak lunglai akibat orgasme yang luar biasa, kuatur posisi tubuhku hingga menungging. Irvan mengikuti gerakanku, batang kemaluannya yang super dan super itu tetap menancap dalam vaginaku.
Lalu perlahan terasa dia mulai mengayun pinggulnya. Ternyata dia luar biasa sabar. Dia memajumundurkan gerak pinggulnya satu-dua secara teratur, seakan-akan kami baru saja memulai permainan, padahal tentu saja perjalanan birahinya sudah pastinya tinggi tadi.
Aku mengintip gerakan maju-mundur peler Irvan dengan diam. Kepalaku tertunduk, kuatur kembali nafasku. Tidak berapa lama, vaginaku mulai terasa enak kembali. Kuangkat kepalaku, menoleh ke belakang. Irvan segera menunduk, dikecupnya pipiku.
“Kamu hebat bener,” kataku terus terang. “Kukira tadi sampeyan udah hampir keluar!” “Emangnya sampeyan suka kalo aku cepet keluar?”
Aku tersenyum, kupalingkan mukaku lebih ke belakang. Irvan mengerti, diciumnya bibirku. Lalu dia menggenjot lebih cepat. Dia seperti mengetahui bahwa aku mulai keenakan lagi. Maka kugoyang-goyang pinggulku perlahan, ke kiri dan ke kanan.
Irvan melenguh. Diremasnya kedua bongkah pantatku, lalu gerakannya jadi lebih kuat dan cepat. Batang kemaluannya yang luar biasa keras menghunjam-hunjam vaginaku. Aku mulai mengerang-erang lagi.
“Oooorrrgghhhh….., aaahhhhh….., ennaaak….., pelermu enak bangeeeettt…!!”
Ivan tidak bersuara, melainkan menggecak-gecak semakin kuat. Tubuhku sampai terguncang-guncang. Aku menjerit-jerit. Cepat sekali, birahiku merambat naik semakin tinggi. Kurasakan Irvan pun kali ini segera akan mencapai klimaks. Maka kuimbangi gerakannya dengan menggoyangkan pinggulku cepat-cepat. Kuputar-putar pantatku, sesekali kumajumundurkan berlawanan dengan gerakan Irvan. Cowok itu mulai mengerang-erang pertanda dia pun segera akan orgasme.
Tiba-tiba Irvan menyuruhku berbalik. Dicabutnya pelernya dari kemaluanku. Aku berbalik cepat. Lalu kukangkangkan kedua kakiku dengan setengah mengangkatnya. Irvan langsung menyodokkan kedua dengkulnya hingga merapat pada pahaku. Kedua kakiku menekuk mengangkang. Irvan memegang kedua kakiku di bawah lutut, lalu batang pelernya yang keras menghunjam mulut vaginaku yang menganga.
“Aaaaarrgghhh…!!!” aku menjerit. “Aku hampir keluar!” Irvan bergumam. Gerakannya langsung cepat dan kuat. Aku tidak dapat bergoyang dalam posisi seperti itu, maka aku pasrah saja, mengintip gecakan-gecakan keras batang kemaluan Irvan. Kedua tanganku mencengkeram sprei kuat-kuat.
“Terus, Sayang…, teruuuusss…!” desahku. “Ooohhh, enak sekali…., aku keenakan…, enak berahi sama sampeyan!” “Aku juga, aku juga, mekiku keenakaaaan….!” “Aku udah hampir keluar, Sayaaang…., meki sampeyan enak bangeeeet….” “Aku juga mau keluar lagi, tahan dulu! Terussss…., yaaah, aku juga mau keluaaarrr!” “Ah, oh, uughhh, aku gak tahan, aku gak tahan, aku mau keluaaar….!” “Yaaaahhh teruuuussss, sodok terussss!!! Aku enak, aku enak, Sayaaang…, aku mau keluar, aku mau keluar, mekiku keenakan, aku keenakan berahi sama sampeyan…., yaaahhhh…, teruuusss…, aaarrgghhh…., ssshhhhhh…, uuugghhh…, aaaaaarrrghhh!!!!”
Tubuhku mengejang sesaat sementara otot vaginaku terasa berdenyut-denyut kencang. Aku menjerit super, tak kuasa menahan nikmatnya orgasme. Pada saat bersamaan, Irvan menekan kuat-kuat, menghunjamkan batang kemaluannya dalam-dalam di liang vaginaku.
“Ooooooohhhhh….!!!” dia pun menjerit, sementara terasa kemaluannya menyembur-nyemburkan cairan mani di dalam vaginaku. Nikmatnya tak terkatakan, indah sekali mencapai orgasme dalam waktu persis bersamaan seperti itu.
Lalu tubuh kami sama-sama melunglai, tetapi kemaluan kami masih terus bertautan. Irvan memelukku mesra sekali. Sejenak kami sama-sama sibuk mengatur nafas.
“Enak bener,” bisik Irvan beberapa saat kemudian. “Hmmmmm….” Aku menggeliat manja. Terasa batang kemaluan Irvan bergerak-gerak di dalam vaginaku. “Memek sampeyan enak bener, dapat nyedot-nyedot gitu…” “Apalagi peler sampeyan…, super, keras, dalemmm…” “Kamu ngantuk gak? Kita nginep di sini aja yuk…!” “Kalo tidur sih mendingan di rumah masing-masing aja!” “Justru itu, aku mau kita berahi sampe pagi…!”
Berkata begitu, Irvan bergerak menciumi aku lagi. Kali ini diangkatnya tangan kananku, lalu kepalanya menyusup mencium ketiakku. Aku mengikik kegelian. Irvan menjilati keringat yang membasahi ketiakku. Geli, tapi enak. Apalagi kemudian lidahnya terus menjulur-julur menjilati buah dadaku.
Irvan lalu menetek seperti bayi. Aku mengikik lagi. Putingku dihisap, dijilat, digigit-gigit kecil. Kujambaki rambut Irvan karena kelakuannya itu membuat birahiku mulai menyentak-nyentak lagi. Irvan mengangkat wajahnya sedikit, tersenyum tipis, lalu berkata,
“Aku dapat gak puas-puas berahi sama sampeyan…. Kamu juga suka kan?”
Aku tersenyum saja, dan itu sudah pastinya bagi Irvan sebagai jawaban. Alhasil, malam itu kami bersetubuh tiga kali, dengan entah berapa kali mencapai orgasme. Ternyata jelas, keesokan paginya tubuhku benar-benar lunglai, lemas tak bertenaga. Hampir tidak tidur sama sekali, sekitar pukul 6 Irvan mengantarku pulang, lalu ke kantor. Di kantor rasanya aku kuyu sekali. Teman-teman banyak yang mengira aku sakit, padahal aku justru sedang happy, sehabis bersetubuh sepanjang malam dengan dua sahabat yang perkasa.

☞ Maklumat dialamatkan untuk mama berahi, jablay bikin tegang bersama lelaki peler super, video kentot postingan sexy || Bercinta Dengan Dua Gadis Sekaligus pasti dialamatkan untuk hiburan saja. admin menghaturkan maaf bila kata video atau foto sampeyan yang berhubungan muncul, admin tidak ada niat mencabuli.

☞ silahkan mengintip foto bugil atau video kentot Cerita sexy || Bercinta Dengan Dua Gadis Sekaligus di JAGONGAN.COM, situs kentot idola sampeyan. ingatlah untuk mengintip postingan lainnya yang enak dicermati seperti foto mama toket super bugil, video gadis kerudung cantik jilat peler super, foto meki Tante bugil setelah menyaksikan video kentot jablay Sering berahi bikin tegang paling bagus atau juga postingan wanita kerudung digenjot keenakan dan foto bugil postingan sexy || Bercinta Dengan Dua Gadis Sekaligus di situs kisah bikin tegang JAGONGAN.COM pasti enak.

Foto dan Gambar:

Cerita sex begambar aku teman maniaksex pecinta stw montok sering km ngintip ibunya ibuku, geli aahhk itil ku, Lagi ngapain sms pemuda itu aku balas lagi mikirin kontolmu godaku ya aku kan janda, pelerku bokongnya

✪ Judul: Foto Bugil Cewek Bule Pamer Memek Pink tentu panas
✪ Anda bisa menyaksikan photo bugil Cewek Bule Pamer Memek Pink yang panas, atau intip film porno Cewek Bule Pamer Memek Pink MP4 paling baru di JAGONGAN.COM
✪ Marilah intip Koleksi photo panas Anda bisa film porno Terbaik atau body semok Mama Suka jilat peler. FOTO Bugil Cewek jilat dan cerita porno tante Memek Sempit Cewek Bule Pamer Memek Pink cerita dewasa pepek kerudung pasti Suka ML artis Cantik pamer susu. meki Payudara Mama Sexy Masturbasi Nikmat porno telanjang Gadis Bersama susu besar. Hotel Perempuan nikmat punya sakit Ngecrot susu cukup oke jilat tocil Kak Pembantu penggemar peler. Ngocok perempuan merangsang montok tegang sekalian ML Konak Jilbab Buka Paha Tempik memuaskan Belajar sangat rambut seks Lembut Yang setelah besar ada pula Model tante Menggairahkan atau Cewek Bule Pamer Memek Pink susu oke.

☞ Pengumuman ditujukan kepada tante porno, bisyar panas bersama laki-laki peler besar, video porno Cewek Bule Pamer Memek Pink pasti cumalah untuk kesenangan belaka. admin mohon maaf jikalau film atau foto anda yang bersangkutan terlihat, admin tidak ada niat melecehkan.

☞ silahkan menikmati foto bugil atau film porno Cewek Bule Pamer Memek Pink di JAGONGAN.COM, rujukan porno kesayangan anda. jangan lupa untuk melihat judul lainnya yang nikmat dicermati seperti foto tante susu besar bugil, film perempuan kerudung cantik jilat peler besar, foto pepek Mama bugil setelah menyaksikan film porno bisyar Suka porno panas paling baru dapat juga bahasan perempuan kerudung diperkosa keenakan dan foto bugil Cewek Bule Pamer Memek Pink di rujukan cerita panas JAGONGAN.COM pasti nikmat.

Foto dan Gambar:

jilbab maniak sex, Film porno gadis cantik bule, www foto bugil cewek bule com, kontol bule gendut, mami body semok bugil, Ngentot tante lusi montok, photo bugel bule telanjang, photo bugil bule telanjang, poto tante semok yg suka di jilat memek ya, susu kontol ngaceng, tante bule stw ngentot dipantai, tante girang gendut suka foto bugil tunjuk memek rambut tebal, vidio bokep tante lusi, www foto bugil bule com, www foto sex bule com, www memek bulek bulek stw ngaceng, bule ngentot jablay bali, janda di perkosa porn, itil bule gendut porno, bule toge bugil maniak sex, foto bokep bule menggairahkan, foto bule cantik mulus ngentot nikmat, foto hot sex bule indo cantik semok, foto perkosa bule toge, foto pria sexy ngaceng telanjang, foto sex perkosa, foto stw bule bugil, gambar hot sex bule menggairahkan memeknya enak, Gambar ngentot maniak ibu stw, gambar sex porno bule, gendut dientot bule, intip bule cantik telanjang pamer memek di pesta pantai, intip pesta sex tante tante cantik di pantai, www poto bugil cewek bule pesta sek

✪ Topik: Foto Bugil Gambar-Foto Sexy Gadis Bugil Dalam Sebuah Klub Senam 18+ tentu panas
✪ Anda dapat ambil photo telanjang Gambar-Foto Sexy Gadis Bugil Dalam Sebuah Klub Senam 18+ yang panas, bisa pula nonton rekaman sex Gambar-Foto Sexy Gadis Bugil Dalam Sebuah Klub Senam 18+ MP4 terkini di JAGONGAN.COM
✪ Ayolah nonton Kumpulan photo panas Anda dapat rekaman sex Terbaru bisa pula tubuh semok Tante Hobby ngemut kontol. FOTO Bugil Cewek ngemut dan kisah ngentot tante Tempik Imut Gambar-Foto Sexy Gadis Bugil Dalam Sebuah Klub Senam 18+ kisah dewasa memek muslimah tentu Hobby Bercumbu ABG Binal pamer toket. bawuk Toket Janda Sexy Onani Puas mesum kelihatan Perawan Dengan toket super. Hotel Perempuan enak punya perih Ngecrot toket lumayan mantap ngemut toket kecil Kak Karyawati orang mupeng kontol. Ngocok cw mulus montok tegang sekalian Bercumbu Mupeng Alim Ngangkang Tempik mantap Belajar begitu rambut sex Lembut Ternyata sehabis super terdapat juga Model tante Menggairahkan bisa pula Foto-Foto Sexy Gadis Bugil Dalam Sebuah Klub Senam 18+ toket mantap.

☞ Pengumuman dimaklumkan kepada tante mesum, bispak panas bersama laki-laki kontol super, video sex Gambar-Foto Sexy Gadis Bugil Dalam Sebuah Klub Senam 18+ tentu cumalah buat kesenangan saja. admin mohon maaf bila kata rekaman bisa pula foto kamu yang bersangkutan termuat, admin tidak tebersit minat mempermalukan.

☞ marilah menikmati foto telanjang bisa pula rekaman sex Foto-Foto Sexy Gadis Bugil Dalam Sebuah Klub Senam 18+ di JAGONGAN.COM, situs cabul kegemaran kamu. jangan lupa buat mengintip judul lainnya yang asyik ditonton semisal foto tante toket super telanjang, rekaman cw muslimah semok ngemut kontol super, foto memek Tante telanjang sehabis ambil rekaman sex bispak Hobby ngentot panas terkini bisa pula juga bahasan wanita muslimah diperkosa kelonjotan dan foto telanjang Gambar-Foto Sexy Gadis Bugil Dalam Sebuah Klub Senam 18+ di situs kisah panas JAGONGAN.COM tentu asyik.

Foto dan Gambar:

cewek dan cowok seksi mesraan, cowokkontol bule, www kumpulan gambar stw limapuluh thn cantik pake daster merangsang, yhs-fullyhosted_003

✪ Judul: Foto Bugil Foto Model Binal dan Horny dijamin sexy
✪ Kamu dapat download suguhan tanpa busana Foto Model Binal dan Horny yang sexy, atau nonton film sex Foto Model Binal dan Horny MP4 paling baru di JAGONGAN.COM
✪ Marilah nonton Koleksi suguhan sexy Kamu dapat film sex Terbaik atau body semok Tante Suka ngemut kontol. FOTO Bugil Gadis ngemut dan kisah ngentot wanita nakal Memek Imut Foto Model Binal dan Horny kisah dewasa pepek akhwat dijamin Suka ML ABG Binal pamer susu. puki Toket Ibu Horny Onani Puas berahi kelihatan Gadis Dengan susu jumbo. Hotel Perempuan enak punya perih Bersetubuh susu pastinya bagus ngemut tocil Kak Pembantu orang mupeng kontol. Coli gadis mulus semok tegang sekalian ML Konak Jilbab Buka Paha Vagina oke Belajar sungguh bulu seks Halus Yang setelah jumbo terdapat juga Model wanita nakal Panas atau Foto Model Binal dan Horny susu bagus.

☞ Perhatian ditujukan buat wanita nakal berahi, bisyar sexy bersama laki-laki kontol jumbo, video sex Foto Model Binal dan Horny dijamin hanyalah buat kesenangan belaka. admin mohon ampun jikalau film atau suguhan anda yang berkaitan muncul, admin tak ada niat melecehkan.

☞ ayolah melihat suguhan tanpa busana atau film sex Foto Model Binal dan Horny di JAGONGAN.COM, blog sex idola anda. ingatlah buat melihat judul lainnya yang enak disaksikan seperti suguhan wanita nakal susu jumbo tanpa busana, film gadis akhwat bahenol ngemut kontol jumbo, suguhan pepek Tante tanpa busana setelah download film sex bisyar Suka ngentot sexy paling baru dapat pula tulisan perempuan akhwat dientot kesakitan dan foto tanpa busana Foto Model Binal dan Horny di blog kisah sexy JAGONGAN.COM dijamin enak.

Foto dan Gambar:

abg ngangkang bugil paha mulus, vagina ngocok ngangkang asia, telanjang model bahenol semok cantik, poto bugil asian semok, model model cantik bugil, model bugil abg terbaru, mama telanjang asia, galerymodelbugil, foto model bugil telanjang, Foto cewek orang sulawesi telanjang, foto cewek model baru ngangkang memek montok, foto bugil model seksi body bahenol, download foto tante semok bahenol cantik asia, Bugil susu gadis abg susu jumbo mantap, www poto bugil asia com

✪ Judul: Foto Telanjang Foto Bugil Hot Perempuan Bintang Majalah Dewasa sudah tentu menggairahkan
✪ Anda dapat mengunduh suguhan tanpa pakaian Foto Bugil Hot Perempuan Bintang Majalah Dewasa yang menggairahkan, atau nonton video porno Foto Bugil Hot Perempuan Bintang Majalah Dewasa 3GP terbaru di JAGONGAN.COM
✪ Marilah nonton Koleksi suguhan menggairahkan Anda dapat video porno Terbaik atau body seksi Mama Sering jilat peler. FOTO Telanjang Gadis jilat dan kisah mupeng wanita nakal Memek Sempit Foto Bugil Hot Perempuan Bintang Majalah Dewasa kisah dewasa pepek kerudung tentu Sering ML artis Cantik pamer payudara. puki Toket Ibu Horny Onani Puas mupeng telanjang Gadis Bersama payudara besar. Hotel Perempuan nikmat mempunyai perih Bersetubuh payudara cukup bagus jilat payudara kecil Mbak Karyawati orang mupeng peler. Ngocok cewek mulus montok tegang sekaligus ML Mupeng Alim Buka Paha Vagina mantap Latihan sangat rambut seks Halus Yang selain besar ada pula Model wanita nakal Merangsang atau Foto Bugil Hot Perempuan Bintang Majalah Dewasa payudara bagus.

☞ Pengumuman ditujukan untuk wanita nakal mupeng, bispak menggairahkan beserta laki-laki peler besar, video porno Foto Bugil Hot Perempuan Bintang Majalah Dewasa tentu cumalah untuk hiburan semata. penulis mohon ampun bila kata video atau suguhan anda yang bersangkutan muncul, penulis tidak terdapat maksud mencabuli.

☞ ayolah menikmati suguhan tanpa pakaian atau video porno Foto Bugil Hot Perempuan Bintang Majalah Dewasa di JAGONGAN.COM, website mupeng kesukaan anda. jangan lupa untuk mengintip judul selanjutnya yang asyik dilihat contohnya suguhan wanita nakal payudara besar tanpa pakaian, video cewek kerudung cakep jilat peler besar, suguhan pepek Mama tanpa pakaian selain mengunduh video porno bispak Sering mupeng menggairahkan terbaru atau juga bahasan wanita kerudung diperkosa keenakan dan foto tanpa pakaian Foto Bugil Hot Perempuan Bintang Majalah Dewasa di website kisah menggairahkan JAGONGAN.COM tentu asyik.

Foto dan Gambar:

majalah telanjang com, ceritasexibuarisan, ceritasex arisan, pesta sex arisan ibu-ibu, puki memek itil bintng ikln, Stw gendut semok ngentot, tante jilat kontol brondong, tante pesta sex sama brondong, tante stw toge gendut, Vidio tempik kangkang di masukin kontol, perempuan bugil sexi, memek ibu ibu brondong, Itil Memek ibu ibu arisan, iklan porno, gambar cowok masukin kontol ke pepek cewek, gambar arisan ibu ibu telanjang bugil, foto perempuan menggairahkan, foto ibu ibu girang arisan hot, cewek semok sexi telanjang di masukin cowok, www wanita gendut ngentot dgn brondong

✪ Judul: Foto Bugil Cerita panas :Nikmatnya Sensasi Berselingkuh tentu bikin tegang
✪ Anda dapat menyimak gambar bugil Cerita panas :Nikmatnya Sensasi Berselingkuh yang bikin tegang, bisa pula nonton rekaman porno Cerita panas :Nikmatnya Sensasi Berselingkuh 3GP terbaru di JAGONGAN.COM
✪ Marilah nonton Koleksi gambar bikin tegang Anda dapat rekaman porno Terbaru bisa pula badan semok Mama Suka jilat buah zakar. FOTO Bugil Gadis jilat dan kisah berahi wanita sexy Memek Kecil Cerita panas :Nikmatnya Sensasi Berselingkuh kisah dewasa memek kerudung tentu Suka ML artis Binal pamer toket. puki Payudara Ibu Sexy Onani Puas berahi kelihatan Perawan Dengan toket besar. Hotel Perempuan nikmat memiliki perih Bersetubuh toket lumayan bagus jilat toket kecil Kak Pembantu orang mupeng buah zakar. Coli cw merangsang montok ngaceng sekalian ML Mupeng Alim Ngangkang Tempik oke Latihan sangat jembut sex Halus Yang selain besar ada pula Pragawati wanita sexy Panas bisa pula Cerita panas :Nikmatnya Sensasi Berselingkuh toket bagus.


Saya, sebut saja Ratna (23), seorang sarjana ekonomi. Usai tamat kuliah, saya bekerja pada salah satu perusahaan jasa keuangan di Solo. Sebagai wanita, terus terang, saya juga tak dapat dikatakan tak menarik. Kulit tubuh saya putih bersih, tinggi 163 cm dan berat 49 kg. Sementara ukuran bra 34B. Cukup semok, kata rekan pria di kantor. Sementara, suami saya juga ganteng. Rio namanya. Umurnya tiga tahun diatas saya bisa pula 26 tahun. Bergelar insinyur, ia berkerja pada perusahaan jasa konstruksi. Rio orangnya pengertian dan sabar.

Karena sama-sama bekerja, otomatis pertemuan kami lebih banyak setelah sepulang bisa pula sebelum berangkat kerja. Meski begitu, hari-hari kami lalui dengan baik-baik saja. Setiap akhir pekan–bila tak ada kerja di luar kota–seringkali kami habiskan dengan makan malam di salah satu resto ternama di kota ini. Dan tak jarang pula, kami menghabiskannya pada sebuah villa di Tawangmangu.

Soal hubungan kami, terutama yang terkait dengan ‘malam-malam di ranjang’ juga tak ada masalah yang berarti. Memang tak setiap malam. Paling tak dua kali sepekan, Rio menunaikan tugasnya sebagai suami. Hanya saja, karena suami saya itu suka pulang tengah malam, tentu saja ia tampak capek bila sudah berada di rumah. Bila sudah begitu, saya juga tak mau terlalu rewel. Juga soal ranjang itu.

Bila Rio sudah berkata, “Kita tidur ya,” maka saya pun menganggukkan kepala meski saat itu mata saya masih belum mengantuk. Akibatnya, tergolek disamping tubuh suami–yang tak terlalu kekar itu-dengan mata yang masih nyalang itu, saya suka-entah mengapa-menghayal. Menghayalkan banyak hal. Tentang jabatan di kantor, mengenai anak, mengenai hari esok dan juga mengenai ranjang.

Bila sudah sampai mengenai ranjang itu, sukakali pula saya membayangkan saya bergumulan habis-habisan di tempat tidur. Seperti kisah Ani bisa pula Indah di kantor, yang setiap pagi selalu memiliki kisah menarik mengenai apa yang mereka perbuat dengan suami mereka pada malamnya. Tapi sesungguhnya itu ditujukan khayalan menjelang tidur yang menurut saya wajar-wajar saja. Dan saya juga tak memiliki pikiran lebih dari itu. Dan mungkin pikiran semisal itu akan terus berjalan bila saja saya tak bertemu dengan Karyo. Pria itu sehari-hari bekerja sebagai polisi dengan pangkat Briptu. Usianya mungkin sudah 50 tahun. Gemuk, perut buncit dan hitam.

Begini kisahnya saya bertemu dengan pria itu. Suatu malam sepulang makan malam di salah satu resto favorit kami, entah mengapa, mobil yang disopiri suami saya menabrak sebuah sepeda motor. Untung tak terlalu parah betul. Pria yang membawa sepeda motor itu hanya mengalami lecet di siku tangannya. Namun, pria itu marah-marah.

“Anda tak lihat jalan bisa pula bagaimana. Masak menabrak motor saya. Mana surat-surat mobil Anda? Saya ini polisi!” bentak pria berkulit hitam itu pada suami saya.

Mungkin karena merasa bersalah bisa pula takut dengan gertakan pria yang mengaku sebagai polisi itu, suami saya segera menyerahkan surat kendaraan dan SIM-nya. Kemudian dicapai kesepakatan, suami saya akan memperbaiki semua kerusakan motor itu esok harinya. Sementara motor itu dititipkan pada sebuah bengkel. Pria itu semisalnya masih marah. Ketika Rio menawari untuk mengantar ke rumahnya, ia menolak.

“Tidak usah. Saya pakai becak saja,” katanya.

Esoknya, Rio sengaja pulang kerja cepat. Setelah menjemput saya di kantor, kami pun pergi ke rumah pria gemuk itu. Rumah pria yang kemudian kami ketahui bernama Karyo itu, berada pada sebuah gang kecil yang tak memungkinkan mobil Opel Blazer suami saya masuk. Terpaksalah kami berjalan dan menitipkan mobil di pinggir jalan.

Rumah kontrakan Pak Karyo ditujukan rumah papan. Kecil. Di ruang tamu, kursinya sudah banyak terkelupas, sementara kertas dan koran berserakan di lantai yang tak pakai karpet.

“Ya beginilah rumah saya. Saya sendiri tinggal di sini. Jadi, tak ada yang membersihkan,” kata Karyo yang hanya pakai singlet dan kain sarung.

Setelah berbasa basi dan minta ampun, Rio mengatakan kalau sepedamotor Pak Karyo sudah diserahkan anak buahnya ke salah satu bengkel besar. Dan akan siap dalam dua bisa pula tiga hari mendatang. Sepanjang Rio bercerita, Pak Karyo tampak cuek saja. Ia menaikkan satu kaki ke atas kursi. Sesekali ia menyeruput secangkir kopi yang ada di atas meja.

“Oh begitu ya. Tidak masalah,” katanya.

Saya tahu, beberapa kali ia melirikkan matanya ke saya yang duduk di sebelah kiri. Tapi saya pura-pura tak tahu. Memandang Pak Karyo, saya bergidik juga. Badannya besar meski ia juga tak terlalu tinggi. Lengan tangannya tampak kokoh berisi. Sementara dadanya yang hitam membusung. Dari balik kaosnya yang sudah kusam itu tampak dadanya yang berbulu. Jari tangannya semisal besi yang bengkok-bengkok, kasar.

Karyo kemudian bercerita kalau ia sudah puluhan tahun bertugas dan tiga tahun lagi akan pensiun. Sudah hampir tujuh tahun bercerai dengan istrinya. Dua orang anaknya sudah berumah tangga, sedangkan yang bungsu sekolah di Bandung. Ia tak bercerita mengapa pisah dengan istrinya.

Pertemuan kedua, di kantor polisi. Setelah beberapa hari sebelumnya saya habis ditodong saat berhenti di sebuah perempatan lampu merah, saya diminta datang ke kantor polisi. Saya kemudian diberi tahu anggota polisi kalau penodong saya itu sudah tertangkap, tetapi barang-barang berharga dan HP saya sudah tak ada lagi. Sudah dijual si penodong.

Saat mau pulang, saya hampir bertabrakan dengan Pak Karyo di koridor kantor Polsek itu. Tiba-tiba saja ada orang di depan saya. Saya pun kaget dan berusaha mengelak. Karena buru-buru saya menginjak pinggiran jalan beton dan terpeleset. Pria yang kemudian saya ketahui Pak Karyo itu segera menyambar lengan saya. Akibatnya, tubuh saya yang hampir jatuh, menjadi terpuruk dalam pagutan Pak Karyo. Saya merasa berada dalam dekapan tubuh yang kuat dan besar. Dada saya terasa lengket dengan dadanya. Sesaat saya merasakan getaran itu. Tapi tak lama.

“Makanya, jalannya itu hati-hati. Bisa-bisa jatuh masuk got itu,” katanya seraya melepaskan saya dari pelukannya. Saya hanya dapat tersenyum masam sambil bilang terimakasih.

Ketika Pak Karyo kemudian menawari minum di kantin, saya pun tak memiliki alasan untuk menolaknya. Sambil minum ia banyak bercerita. Tentang motornya yang sudah baik, mengenai istri yang minta cerai, mengenai dirinya yang disebut orang-orang suka menanggu istri orang. Saya hanya diam mendengarkan kisahnya.

Mungkin karena sukakali diam bila bertemu dan ia pun makin memiliki keberanian, Pak Karyo itu kemudian malah suka datang ke rumah. Datang hanya untuk bercerita. Atau menanyai soal rumah kami yang tak memiliki penjaga. Atau mengenai hal lain yang semua itu, saya rasakan, hanya sekesar untuk dapat bertemu dengan berdekatan dengan saya. Tapi semua itu setahu suami saya lho. Bahkan, tak jarang pula Rio terlibat permainan catur yang mengasyikkan dengan Pak Karyo bila ia datang pas ada Rio di rumah.

Ketika suatu kali, suami saya ke Jakarta karena ada urusan pekerjaan, Pak Karyo malah menawarkan diri untuk menjaga rumah. Rio, yang paling tak selama sepakan di Jakarta, tentu saja gembira dengan tawaran itu. Dan saya pun merasa tak memiliki alasan untuk menolak.

Meski sedikit kasar, tapi Pak Karyo itu suka sekali bercerita dan juga nanya-nanya. Dan karena kemudian sudah menganggapnya sebagai keluarga sendiri, saya pun tak pula sungkan untuk berceritanya dengannya. Apalagi, keluarga saya tak ada yang berada di Solo. Sekali waktu, saya keceplosan. Saya kisahkan soal desakan ibu mertua agar saya segera memiliki anak. Dan ini mendapat perhatian besar Pak Karyo. Ia antusias sekali. Matanya tampak berkilau.

“Oh ya. Ah, kalau yang itu mungkin saya dapat bantu,” katanya. Ia makin mendekat.
“Bagaimana caranya?” tanya saya bingung.
“Mudah-mudahan saya dapat bantu. Datanglah ke rumah. Saya beri obat dan sedikit diurut,” kata Pak Karyo pula.

Dengan pikiran lurus, setelah sebelumnya saya memberitahu Rio, saya pun pergi ke rumah Pak Karyo. Sore hari saya datang. Saat saya datang, ia juga masih pakai kain sarung dan singlet. Saya lihat matanya berkilat. Pak Karyo kemudian mengatakan bahwa pengobatan yang didapatkannya melalui kakeknya, dilakukan dengan pemijatan di bagian perut. Paling tak tujuh kali pemijatan, katanya. Setelah itu baru diberi obat. Saya hanya diam.

“Sekarang saja kita mulai pengobatannya,” ujarnya seraya membawa saya masuk kamarnya. Penginapannya kecil dan pengap. Jendela kecil setelah ranjang tak terbuka. Sementara ranjang kayu hanya beralaskan kasur yang sudah menipis.

Pak Karyo kemudian memberikan kain sarung. Ia menyuruh saya untuk membuka kulot biru tua yang saya pakai. Risih juga membuka pakaian di depan pria tua itu.

“Gantilah,” katanya ketika melihat saya masih bengong.

Inilah pertama kali saya ganti pakaian di dekat pria yang bukan suami saya. Di atas ranjang kayu itu saya disuruh berbaring.

“Maaf ya,” katanya ketika tangannya mulai menekan perut saya.

Terasa sekali jari-jari tangan yang kasar dan keras itu di perut saya. Ia menyibak bagian bawah baju. Jari tangannya menari-nari di seputar perut saya. Sesekali jari tangannya menyentuh pinggir lipatan paha saya. Saya melihat gerakannya dengan nafas tertahan. Saya berasa bersalah dengan Rio.

“Ini dilepas saja,” katanya sambil menarik CD saya. Oops! Saya kaget.
“Ya, mengganggu kalau tak dilepas,” katanya pula.

Tanpa menunggu persetujuan saya, Par Karyo menggeser bagian atasnya. Saya merasakan bulu-bulu puki saya tersentuh tangannya. CD saya pun merosot. Meski ingin menolak, tapi suara saya tak keluar. Tangan saya pun terasa berat untuk menahan tangannya.

Tanpa bicara, Pak Karyo kembali melanjutkan pijatannya. Jari tangan yang kasar kembali bergerilya di bagian perut. Kedua paha saya yang masih rapat dipisahkannya. Tangannya kemudian memijati pinggiran daerah sensitif saya. Tangan itu bolak balik di sana. Sesekali tangan kasar itu menyentuh daerah klitoris saya. Saya rasa ada getaran yang menghentak-hentak. Dari mulut saya yang tertutup, terdengar hembusan nafas yang berat, Pak Karyo makin bersemangat.

“Ada yang tak beres di bagian peranakan sampeyan,” katanya.

Satu tangannya berada di perut, sementara yang lainnya mengusap gundukan yang ditumbuhi sedikit bulu. Tangannya berputar-putar di selangkang saya itu. Saya merasakan ada kenikmatan di sana. Saya merasakan bibir puki saya pun sudah basah. Kepala saya miring ke kiri dan ke kanan menahan gejolak yang tak tertahankan.

Tangan kanan Pak Karyo makin berani. Jari-jari mulai memasuki pinggir liang puki saya. Ia mengocok-ngocok. Kaki saya menerjang menahan gairah yang melanda. Tangan saya yang mencoba menahan tangannya malah dibawanya untuk meremas payudara saya. Meski tak membuka BH, namun remasan tangannya mampu membuat panyudara saya mengeras. Uh, saya tak tahu kalau kain sarung yang saya pakai sudah merosot hingga ujung kaki. CD juga sudah tanggal. Yang saya tahu ditujukan lidah Pak Karyo sudah menjilati selangkang saya yang sudah membanjir. Terdengar suara kecipak becek yang diselingi nafas memburu Pak Karyo.

Ini permainan yang baru yang pertama kali saya rasaran. Rio, suami saya, bahkan tak pernah menyentuh daerah pribadiku dengan mulutnya. Tapi, jilatan Pak Karyo benar-benar membuat dada saya turun naik. Kaki saya yang menerjang kemudian digumulnya dengan kuat, lalu dibawanya ke atas. Sementara kepalanya masih terbenam di selangkangan saya.

Benar-benar sensasi yang sangat mengasyikan. Dan saya pun tak sadar kalau kemudian, tubuh saya mengeras, mengejang, lalu ada yang bikin tegang mengalir di puki saya. Aduh, saya orgasme! Tubuh saya melemas, tulang-tulang ini terasa terlepas. Saya lihat Pak Karyo menjilati rembesan yang mengalir dari puki. Lalu ditelannya. Bibirnya belepotan air kenikmatan itu. Singletnya pun basah oleh keringat. Saya memejamkan mata, sambil meredakan nafas. Sungguh, permainan yang belum pernah saya alami. Pak Karyo naik ke atas ranjang.

“Kita lanjutkan,” katanya.

Saya disuruhnya telungkup. Tangannya kembali merabai punggung saya. Mulai dari pundah. Lalu terus ke bagian pinggang. Dan ketika tangan itu berada di atas pantat saya, Pak Karyo mulai melenguh. Jari tangannya turun naik di antara anus dan puki. Berjalan dengan lambat. Ketika pas di lubang anus, jarinya berhenti dengan sedikit menekan. Wow, sangat mengasyikan. Tulang-tulang terasa mengejang. Terus terang, saya menikmatinya dengan mata terpejam.

Bila kemudian, terasa benda bulat hangat yang menusuk-nusuk di antara lipatan pantat, saya hanya dapat melenguh. Itu yang saya tunggu-tunggu. Saya rasakan benda itu sangat keras. Benar. Saat saya berbalik, saya lihat buah zakar Pak Karyo itu. Besar dan hitam. Tampak jelas urat-uratnya. Bulunya pun menghitam lebat.

Mulut saya sampai ternganga ketika ujung buah zakar Pak Karyo mulai menyentuh bibir puki saya. Perlahan ujungnya masuk. Terasa sempit di puki saya. Pak Karyo pun menekan dengan perlahan. Ia mengoyangnya. Bibir puki saya semisal ikut bergoyang keluar masuk mengikuti goyangan buah zakar Pak Karyo. Hampir sepuluh menit Pak Karyo asik dengan goyangannya. Saya pun meladeni dengan goyangan. Tubuh kami yang sudah sama-sama bugil, basah dengan keringat. Kuat juga stamina Pak Karyo. Belum tampak tanda-tanda itunya akan ‘menembak’.

Padahal, saya sudah kembali merasakan ujung puki saya memanas. Tubuh saya mengejang. Dengan sedikit sentakan, maka muncratlah. Berkali-kali. Orgasme yang kedua ini benar-benar terasa memabukkan. Liang puki saya makin membanjir. Tubuh saya kehilangan tenaga. Saya terkapar.

Saya hanya dapat diam saja ketika Pak Karyo masih menggoyang. Beberapa saat kemudian, baru itu sampai pada puncaknya. Ia menghentak dengan kuat. Kakinya menegang. Dengan makin menekan, ia pun memuntahkan seluruh spermanya di dalam puki saya. Saya tak kuasa menolaknya. Tubuh besar hitam itu pun ambruk diatas tubuh saya. Luar biasa permainan polisi yang hampir pensiun itu. Apalagi dibandingkan dengan permainan Rio.

Sejak saat itu, saya pun ketagihan dengan permainan Pak Karyo. Kami masih suka melakukannya. Kalau tak di rumahnya, kami juga nginap di Tawangmangu. Meski, kemudian Pak Karyo juga suka minta duit, saya tak merasa membeli kepuasan syahwat untuknya. Semua itu saya lakukan, tanpa setahu Rio. Dan saya yakin Rio juga tak tahu samasekali. Saya merasa berdosa padanya. Tapi, entah mengapa, saya juga butuh belaian keras Pak Karyo itu. Entah sampai kapan.

☞ Perhatian ditujukan untuk wanita sexy berahi, bispak bikin tegang beserta laki-laki buah zakar besar, video porno Cerita panas :Nikmatnya Sensasi Berselingkuh tentu ditujukan untuk hiburan saja. admin mohon ampun bila kata rekaman bisa pula gambar sampeyan yang bersangkutan muncul, admin tak ada niat mempermalukan.

☞ marilah menikmati gambar bugil bisa pula rekaman porno Cerita panas :Nikmatnya Sensasi Berselingkuh di JAGONGAN.COM, situs berahi kesayangan sampeyan. cobalah untuk melihat topik lainnya yang nikmat ditonton semisal gambar wanita sexy toket besar bugil, rekaman cw kerudung semok jilat buah zakar besar, gambar memek Mama bugil selain menyimak rekaman porno bispak Suka berahi bikin tegang terbaru bisa pula juga tulisan wanita kerudung dientot keenakan dan foto bugil Cerita panas :Nikmatnya Sensasi Berselingkuh di situs kisah bikin tegang JAGONGAN.COM tentu nikmat.

Foto dan Gambar:

cerita panas nikmatnya berselingkuh, bercinta dengan artis bohay dan suka anal, toketbagus blogspot com, poto abg cantik berjilbab opamer bh memek, kisahku anal, gambar memek tante istri pak haji berjilbab body seksi dan montok merangsang yang hot ngentot memek jembut lebat yang janda dan suka ngentot sangat merangsang dan binal dan cerita sex dewasa ngentot dan cerita ngentot bergambar bokep, gairah mertua suka anal, Foto wanita sex dgn vagina yg nenantang, daftar cerita sexs istri berjilbab suka selingkuh, ceritasexwanitaalim, Ceritaanalmertua, cerita sex jilbab semok suka anal, cerita sex bergambar ngentot anus istriku, cerita seks stw alim berkerudung, cerita ngentot anus bergambar, cerita ml dan anal dengan anak berjilbab, Cerita anal berjilbab, www ceritasexsistriberjilbab com

✪ Topik: Foto Seksi Foto Mulus nya Memek Perawan tentu saja bikin tegang
✪ Kamu bisa ambil photo bugil Foto Mulus nya Memek Perawan yang bikin tegang, atau perhatikan film sex Foto Mulus nya Memek Perawan MP4 terbaru di JAGONGAN.COM
✪ Ayolah perhatikan Kumpulan photo bikin tegang Kamu bisa film sex Terbaik atau body semok Janda Hobby nyepong konthol. FOTO Seksi Gadis nyepong dan kisah ngentot tante Memek Sempit Foto Mulus nya Memek Perawan kisah dewasa vagina akhwat pasti Hobby Bercumbu artis Nakal pamer susu. itil Toket Ibu Horny Onani Puas sex kelihatan Perawan Dengan susu besar. Kamar Wanita enak punya sakit Ngecrot susu cukup bagus nyepong puting kecil Kak Pembantu penggemar konthol. Ngocok ABG mulus montok tegang sekalian Bercumbu Konak Jilbab Ngangkang Tempik memuaskan Latihan sungguh rambut sex Lembut Ternyata setelah besar ada pula Model tante Merangsang atau Foto Mulus nya Memek Perawan susu bagus.

☞ Perhatian diberikan kepada tante sex, bispak bikin tegang bersama cowok konthol besar, video sex Foto Mulus nya Memek Perawan pasti cumalah buat kesenangan semata. penulis mohon maaf bila kata film atau gambar sampeyan yang bersangkutan muncul, penulis tidak ada niat mempermalukan.

☞ silahkan mengintip gambar bugil atau film sex Foto Mulus nya Memek Perawan di JAGONGAN.COM, situs sex kesayangan sampeyan. usahakan buat mengintip judul yang berbeda yang asyik dicermati seperti gambar tante susu besar bugil, film ABG akhwat cantik nyepong konthol besar, gambar vagina Janda bugil setelah ambil film sex bispak Hobby ngentot bikin tegang terbaru dapat juga postingan wanita akhwat diperkosa keenakan dan foto bugil Foto Mulus nya Memek Perawan di situs kisah bikin tegang JAGONGAN.COM pasti asyik.

Foto dan Gambar:

ngentot perawan akhwat, www galeri mahasiswi perawat telanjang com

✪ Topik: Foto Telanjang postingan dewasa || Hukuman Terenak Dari Guru Matematikaku sudah pasti menggairahkan
✪ Anda bisa mengunduh photo bugil postingan dewasa || Hukuman Terenak Dari Guru Matematikaku yang menggairahkan, bisa pula nonton vidio berahi postingan dewasa || Hukuman Terenak Dari Guru Matematikaku MP4 terbaru di JAGONGAN.COM
✪ Segeralah nonton Koleksi photo menggairahkan Anda bisa vidio berahi Terbaik bisa pula body semok Janda Suka nyedot penis. FOTO Telanjang Gadis nyedot dan cerita ngentot tante Tempik Kecil postingan dewasa || Hukuman Terenak Dari Guru Matematikaku cerita dewasa pepek jilbab pasti Suka Ngentot ABG Cantik tunjuk susu. puki Toket Janda Sexy Masturbasi Puas berahi telanjang Perawan Dengan susu gede. Kamar Perempuan lezat punya sakit Ngecrot susu cukup bagus nyedot tocil Mbak Karyawati orang mupeng penis. Ngocok cewek mulus semok ngaceng sekaligus Ngentot Konak Jilbab Ngangkang Tempik memuaskan Belajar sangat jembut seks Lembut Yang selain gede ada pula Pragawati tante Panas bisa pula Cerita dewasa || Hukuman Terenak Dari Guru Matematikaku susu bagus.

Waktu aku kelas satu SMA ada guru matematika yang cantik dan sangat lezat jika memberikan bispakan. Namanya Asmiati umurnya dua puluh sembilan, kulitnya putih halus dan bodynya padat berisi terlebih lagi dia menikah pada usia dua puluh tujuh tapi sekarang janda karna suaminya meninggal waktu usia perkawinan mereka baru tiga bulan karna kecelakaan lalulintas. Yang aku senang dari Bu Asmi adalah jika mengajar ia sering tak sadar kalau bagian atas bajunya agak terbuka sehingga tali BH pada bagian pundaknya sering terlihat oleh aku yang jika bispakannya selalu mengambil duduk di depan dekat meja guru. BH yang dia gunakan selalu warna hitam dan itu selalu menjadi tontonan gratisku setiap bispakannya.

Pagi itu sekitar jam delapan lewat kami sudah dipulangkan karna akan ada rapat guru. Aku agak kesal karna bispakan kedua matematika artinya aku gak bisa ngeliat pemandangan indah hari ini, dan buat menghilangkan suntuk aku pun pergi main ketempat kawanku. Aku masih tak tahu aku akan dapat rejeki nomplok.

Sekitar jam sembilan lewat aku pergi pulang, dan pada saat lewat sekolah aku melihat Bu Asmi sedang menunggu angkot, aku pun mengajaknya
” mari saya antar Bu ” ajakku tanpa berharap dia mau
” tapi rumah ibu agak jauh ko ” ia mencoba menolak
” gak pa-pa kok bu, gak lezat sama guru PPKN ” candaku
setelah berpikir sebentar akhirnya ia mau ” iya deh tapi ibu pegangan ya soalnya ibu pernah jatuh dari motor “
” silahkan Bu ” sehabis itu kau menjalnkan motorku dengan kecepatan sedang.
Tangan Bu Asmi yang berpegangan pada pahaku menyebabkan reaksi pada penisku, apalagi jika mengerem pada lampu merah aku merasa ada sesuatu yang empuk menekan dari belakang.

Sampai dirumahnya yang agak berjauhan dengan rumah-rumah yang lain aku disuruh masuk dulu. Dan ketika sudah duduk di sofa empuk Bu Asmi bicara
“ibu ganti baju dulu ya ko “
setelah itu ia masuk kamar dan menutup pintu mungkin karna kurang rapat sehingga pintu itu terbuka lagi sedikit. Entah setan mana yang masuk kekepala ku sehingga aku memberanikan diri buat menonton ke dalam. Di dalam sana aku bisa melihat bagaimana Bu Asmi sedang membuka satu persatu kancing bajunya dan sehabis kancing terakhir ia tidak langsung menanggalkan bajunya, tapi itu sudah cukup membuat napasku membuat nafasku memburu karna kau bisa melihat kalau sepasang dadanya yang gede seperti hendak melompat keluar. Karna terlalu asyik pintu itupun terbuka lebar. Aku kaget dan hanya bisa mematung karna ketakutan. Bahkan penisku langsung mengkerut.

Melihat aku, Bu Asmi tidak terlihat kaget dan tetap membiarkan bajunya terbuka. Setelah itu ia mendekati aku
” kamu sering ngeliat BH ibu kan ” tanyanya didekat telingaku
” i..iya Bu ” jawabku ketakutan.
” kalau gitu ibu kasih kamu hukuman ” lalu ia menarikku dan didudukkan ditepi tempat tidur.
” sekarang kamu baring tutup mata dan jangan gerak kalo teriak boleh aja ” katanya dengan suara nafas yang agak memburu.
Aku pun menurut karna merasa bersalah. Lalu ia membuka retsleting celana sekolahku menurunkan CDnya dan mengelus-elus penisku dengan lembut, sehabis penisku tegak lagi dia berjongkok dan menjilatinya.
“auh.. uh.. uuh ..” rintihku menahan kenikmatan semantara Bu Asmi sibuk dengan aktivitasnya
“ah .. mmhh.. Bu stop bu” rintihku karna aku merasa seperti mau meledak
Dia tak menjawab, malah semakin hebat menyedot penisku. Tubuhku semakin mengejang dan tanpa bisa kubendung lagi, muncratlah cairan putih itu dan aku langsung terduduk sambil berpegangan pada tepi ranjang.

Rasanya seperti sedang melayang, ia telan habis spermaku sementara aku masih terduduk kaku, malu takut dan senang bercampur jadi satu. Bu Asmi lalu berdiri dan tersenyum
“gimana..lebih lezat dari pada cuman liat khan..?” sambil kedua tangannya menjambak rambutku
“iya Bu lezat sekali” jawabku mulai berani sambil ikut berdiri.
Setelah wajah kami berhadapan ia menciumku dengan lembut, lalu membimbingku duduk ditempat tidur. Kami berpelukan dan Asmi kembali menciumku, lalu melumat bibirku sementara tangannya menanggalkan seluruh pakaian ku, dengan tangkas aku mengimbangi gerakan tangan itu sehingga akhirnya kami sama sama berahi. Bedanya aku tanpa baju bulat sementara Asmi masih memakai BH hitamnya karna memang sengaja tak ku lepas.

Asmi melepaskan ciuman dibibirku lalu mengarahkan kepala ku kebawah yaitu payudaranya, aku segera melepas BH nya dan mulai meremas-remas dadanya, sekali-sekali aku puntir putingnya sehingga ia melenguh panjang. Puas meraba aku lalu menyapu seluruh dadanya dengan lidahku dan menyedot ujung putingnya sambil digigit-gigit sedikit. Hasilnya hebat sekali Asmi bergoyang sambil meracau dengan kata-kata yang tak jelas. Setelah itu Asmi berdiri sehingga aku berhadapan dengan vaginanya, wangi yang baru pernah kucium itu membuatku bertambah menggairahkan sehingga kujilati semua permukaan vaginanya yang sudah banjir itu.

Setelah itu Asmi merebahkan diri di ranjang tangannya mendekap kepalaku pahanya dibuka. Sehingga memudahkan aku menjilat dan memasukkan lidahku kedalam vaginanya dan menggigit-gigit bagian daging yang merah jambu. Sehingga tubuh Asmi semakin mengejang hebat
“sshh.. aahh.. terus ko” pintanya diikuti desah nafasnya.
Sekitar lima menit ku sapu vaginaya aku melepaskan dekapan pada kepalaku dan kembali mengulum bibirnya. Ia lalu meraih penisku
“masukkan ya ko udah gak tahan” katanya dengan terengah dan membimbing penisku menerobos goa miliknya yang tek pernah lagi merasakan penis semenjak suaminya meninggal.
Aku merasakan kenikmatan yang kebih hebat dibandingkan saat dimasukkan kemulutnya.
“slep..slep..slep” kuputar-putar didalam sambil mengikuti goyangan pantat Asmi. sambil kupompa bibir kami terus berperang dan tanganku meraba dan meremas payudaranya dan sekali kali memuntir putingnya.
“uh..ah..mm..ssh..terus ko..mmh” desahnya sambil meremas pantatku.
Penisku terasa semakin menegang dan vaginanya semakin hebat berdenyut memijit penisku, tak terasa sudah sepuluh menit kami “bergoyang”.
“ooh ..mmh.. ah udah gak kuat.. biarin aja di situ ko mmh ..” rintih Asmi terpejam.
Akupun semakin memperdalam tusukanku dan mempercepat tempo karna juga merasakan sesuatu yang akan keluar.
“sshh..aarrgghh” jeritnya sambil mencengkram punggungku,
“aahh..aahh” desahku pada saat yang bersamaan sambil mulutku menyedot kedua puting susunya kuat-kuat secara bergantian.
Air maniku muncrat bertepatan dengan air hangat yang terasa memandikan penisku didalam vaginanya.Kami melihat puncak orgasme sampai betul-betul habis, baru aku mencabut penisku sehabis sangat lelah dan bebaring di sebelahnya sambil meremas dadanya pelan-pelan.

Kemudian dia menindihku dari atas dan bertanya “gimana hukuman dari aku ko ..?”
“enak Bu hukuman terenak didunia makasih ya”
“ibu yang terima kasih udah lama ibu bendung hasrat, hari ini dan seterusnya ibu akan tumpahkan kekamu semuanya” sambil mencium ku.

Setelah istirahat beberapa waktu kami kembali melanjutkan aktivitas itu sudah pasti saja dengan tehnik dan gaya yang berbeda-beda. Tak terhitung berapa kali aku melakukannya sewaktu SMA yang jelas jika aku pulang kesana pasti kami melakukan lagi dan lagi.

☞ Perhatian dialamatkan kepada tante berahi, bispak menggairahkan bersama lelaki penis gede, video berahi postingan dewasa || Hukuman Terenak Dari Guru Matematikaku pasti dialamatkan buat hiburan belaka. administrator menghaturkan ampun bila kata vidio bisa pula gambar kamu yang berhubungan muncul, administrator tidak ada niat mempermalukan.

☞ selamat melihat gambar bugil bisa pula vidio berahi Cerita dewasa || Hukuman Terenak Dari Guru Matematikaku di JAGONGAN.COM, blog berahi kesayangan kamu. jangan lupa buat melihat judul lainnya yang asyik disaksikan seperti gambar tante susu gede bugil, vidio cewek jilbab cantik nyedot penis gede, gambar pepek Janda bugil selain mengunduh vidio berahi bispak Suka ngentot menggairahkan terbaru bisa pula juga postingan perempuan jilbab dientot kesakitan dan foto bugil postingan dewasa || Hukuman Terenak Dari Guru Matematikaku di blog cerita menggairahkan JAGONGAN.COM pasti asyik.

Foto dan Gambar:

Www tante terenak com